Damkar Lebak Imbau Warga Waspada Kebakaran di Musim Kemarau, Debit Air Mulai Menurun

22 Juli 2026 10:54 22 Jul 2026 10:54

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Damkar Lebak Imbau Warga Waspada Kebakaran di Musim Kemarau, Debit Air Mulai Menurun

Kabid Damkar Kabupaten Lebak, Iwan Dermawan. (Foto: Dokumen Satpol-PP Lebak)

KETIK, LEBAK – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang cenderung meningkat selama musim kemarau. Penurunan debit air dari sumur dan sungai menjadi perhatian utama dalam upaya mitigasi bencana kebakaran.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Iwan Darmawan, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 22 Juli 2026. 

Ia mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan, termasuk kesiapsiagaan personel dan ketersediaan sumber air.  

"Memasuki musim kemarau, kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengantisipasi bahaya dan risiko kebakaran. Saat ini kita melihat dari berbagai informasi bahwa sumber air, baik dari sumur maupun sungai, mulai mengalami penurunan debit. Karena itu, kami juga terus melakukan mitigasi terkait kebutuhan sumber air untuk mendukung upaya pemadaman apabila terjadi kebakaran," ujar Iwan.

Iwan juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah kebakaran dengan tidak melakukan tindakan yang memicu api. Ia secara khusus meminta warga tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar.  

"Masyarakat kami minta untuk selalu menjaga lingkungan, untuk tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuka atau membersihkan lahan perkebunan dengan cara dibakar. Cara seperti itu sangat berbahaya, terutama saat musim kemarau. Ketika angin bertiup kencang, api bisa dengan cepat merambat dan memicu kebakaran hutan maupun lahan," jelasnya.

Selain faktor lingkungan, Iwan mengingatkan potensi kebakaran yang berasal dari instalasi listrik, terutama pada rumah atau gedung yang sering ditinggalkan kosong. Ia meminta warga rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.  

"Pastikan instalasi listrik di rumah maupun gedung diperiksa secara berkala. Banyak kasus kebakaran dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik, terutama pada bangunan yang tidak dihuni atau jarang diawasi. Langkah pencegahan sederhana seperti ini sangat penting untuk mengurangi risiko kebakaran," ucapnya.

Menurut Iwan, pencegahan jauh lebih efektif dibanding penanganan setelah kejadian. Ia berharap kesadaran masyarakat meningkat agar Lebak tetap aman selama musim kemarau.  

"Kami berharap seluruh masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan mematuhi imbauan ini. Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk meminimalkan risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar, baik bagi masyarakat maupun lingkungan," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

pencegahan kebakaran Musim Kemarau mitigasi Dinas Satpol Pp Dan Damkar Kabupaten Lebak banten Ketik com Iwan Dermawan