Cegah Risiko Fatal, Klinik Al Fatih Bondowoso Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

12 Mei 2026 14:31 12 Mei 2026 14:31

Haryono, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Cegah Risiko Fatal, Klinik Al Fatih Bondowoso Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Klinik Al Fatih Bondowoso dengan menggandeng Damkar Bondowoso dalam kegiatan sosialisasi dan penatalaksanaan kegawatdaruratan kebakaran. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran dilakukan Klinik Al Fatih Bondowoso dengan menggandeng Damkar Bondowoso dalam kegiatan sosialisasi dan penatalaksanaan kegawatdaruratan kebakaran, Selasa, 12 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Klinik Al Fatih Bondowoso itu diikuti seluruh staf klinik. Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk memperkuat keamanan dan keselamatan pelayanan kesehatan.

Direktur Klinik Al Fatih Bondowoso, Gesit Wira mengatakan, kemampuan penanganan kebakaran harus dimiliki seluruh tenaga kesehatan maupun staf pelayanan di fasilitas kesehatan.

“Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, seluruh staf wajib memahami teknik penanggulangan dan pemadaman kebakaran sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi insiden kebakaran,” ujarnya.

Foto Klinik Al Fatih Bondowoso dengan menggandeng Damkar Bondowoso dalam kegiatan sosialisasi dan penatalaksanaan kegawatdaruratan kebakaran.
Foto: Haryono/Ketik.comKlinik Al Fatih Bondowoso dengan menggandeng Damkar Bondowoso dalam kegiatan sosialisasi dan penatalaksanaan kegawatdaruratan kebakaran. (Foto: Haryono/Ketik.com)

Dalam kegiatan itu, tim Damkar Bondowoso memberikan materi sekaligus praktik langsung penanganan kebakaran. Peserta dibekali pemahaman mulai dari penyebab kebakaran hingga teknik pemadaman sederhana.

Kepala Bidang Damkar Bondowoso, Vara Teddy menjelaskan, metode pelatihan dilakukan melalui diskusi dan simulasi lapangan agar peserta lebih memahami kondisi nyata saat terjadi kebakaran.

“Hari ini peserta mendapatkan materi secara menyeluruh, mulai dari penyebab kebakaran, penggunaan APAR, teknik pemadaman menggunakan alat sederhana seperti karung goni basah, hingga penanganan kebocoran gas. Semua disampaikan melalui teori dan praktik langsung,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Bondowoso, Aries Agung Sungkowo menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam upaya pencegahan kebakaran.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi langkah strategis untuk meminimalisasi risiko serta dampak kerusakan akibat kebakaran, khususnya di fasilitas pelayanan publik.

“Melalui sosialisasi ini, kemampuan staf dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran semakin meningkat, sehingga potensi kejadian maupun kerusakan akibat kebakaran bisa ditekan,” ungkapnya.

Sebagai salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama di Bondowoso yang menyediakan layanan UGD 24 jam, poli umum, poli gigi, laboratorium, farmasi, pusat sunat modern hingga bekam medis.

Klinik Al Fatih Bondowoso terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat kebakaran.(*)

Tombol Google News

Tags:

Klinik Al Fatih Damkar Bondowoso Sosialisasi Kegawatdaruratan Kasatpol PP Bondowoso