Cak Nur dan Mas Heli Tinjau Lahan Pertanian Tulungrejo, Kembangkan Integrated Farming Apel

12 April 2026 19:23 12 Apr 2026 19:23

Dafa Wahyu P., Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Cak Nur dan Mas Heli Tinjau Lahan Pertanian Tulungrejo, Kembangkan Integrated Farming Apel

Wali Kota Batu Nurochman (rompi coklat) dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto (kemeja putih), saat menyusuri lahan pertanian warga di Desa Tulungrejo. (Foto:  Prokopim Setda Kota Batu)

KETIK, BATU – Sebagai langkah dalam memperkuat ekosistem apel sekaligus mendorong ketahanan pangan berbasis kesejahteraan petani.

Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto meninjau langsung kawasan hutan yang dimanfaatkan masyarakat di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Sabtu, 11 April 2026.

Dengan menggunakan sepeda motor, keduanya menyusuri jalur pegunungan untuk memastikan rencana pengembangan pertanian terpadu atau integrated farming dapat berjalan sesuai dengan konsep yang telah disusun.

Integrated farming menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi hutan sebagai kawasan konservasi, sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini menjelaskan bahwa kawasan Tulungrejo akan dikembangkan melalui konsep Integrated Farming Apel. 

Program ini diarahkan untuk menghidupkan kembali kejayaan apel khas Kota Batu melalui penyediaan bibit unggul dan dukungan sarana prasarana pertanian yang berkelanjutan.

“Kami ingin petani tidak hanya sekadar menanam, tetapi memiliki ekosistem usaha yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dengan begitu, hutan tetap terjaga sebagai daerah tangkapan air, sementara petani memperoleh manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain meninjau lahan, Cak Nur juga berinteraksi dengan wisatawan dan pelaku usaha ekonomi kreatif di sekitar kawasan. 

Saat mengunjungi destinasi agrowisata Yeni Strawberry Petik Sendiri, ia berdialog langsung untuk menyerap masukan terkait pengembangan wisata berbasis pertanian.

Menurutnya, keterpaduan antara sektor pertanian dan pariwisata menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan ekonomi desa. 

Ia menekankan pentingnya pengembangan pola tanam yang ramah lingkungan, seperti agroforestri atau tanaman keras, yang tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata.

“Sinkronisasi antara pertanian dan pariwisata harus terus diperkuat. Pola tanam yang berkelanjutan perlu didukung agar petani tetap nyaman, sekaligus mampu menarik minat wisatawan,” tambahnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Integrated Farming Wali Kota Batu Nurochman Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto Desa Tulungrejo Berita Kota Batu Kota Batu Info Kota Batu