KETIK, SIMEULUE – Anggota DPR RI Komisi XIII dari Fraksi Partai NasDem, H. Muslim Ayub, meninjau langsung kondisi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sinabang, Kabupaten Simeulue, Aceh, Selasa, 27 Oktober 2026.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan pemenuhan hak dasar warga binaan, termasuk akses air bersih, layanan kesehatan, dan fasilitas pembinaan.
Dalam kunjungan itu, Muslim Ayub meninjau sejumlah fasilitas utama lapas, mulai dari blok hunian warga binaan, sanitasi, dapur umum, hingga sarana pelayanan kesehatan.
Ia menegaskan, warga binaan harus mendapatkan pelayanan yang layak, adil, dan tanpa perlakuan diskriminatif.
“Kunjungan pengawasan ini bertujuan memastikan pelayanan dan hak-hak dasar warga binaan di wilayah kepulauan seperti Simeulue terpenuhi sesuai standar operasional prosedur. Lapas harus menjadi tempat pembinaan yang humanis, aman, dan produktif agar para warga binaan memiliki bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Muslim Ayub.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Lapas Kelas III Sinabang, Nazaryadi, menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi lembaganya.
Salah satu persoalan utama adalah keterbatasan akses air bersih. Saat ini, lapas masih mengandalkan air yang diserap langsung dari sungai. Selain itu, lapas belum memiliki tenaga dokter.
“Kami masih menghadapi banyak kekurangan fasilitas di lapas ini. Salah satunya adalah ketersediaan air bersih. Saat ini kami masih mengandalkan air yang diserap langsung dari sungai. Selain itu, kami juga belum memiliki tenaga dokter,” ungkap Nazaryadi.
Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil Aceh I (Komisi XIII DPR RI), H. Muslim Ayub, S.H., M.M., saat Temu ramah dengan Para Warga Bina di Lapas Kelas 3 Sinabang. Selasa 27 Oktober 2026. (Foto: Helman/Ketik.com)
Menanggapi aspirasi tersebut, Muslim Ayub menyatakan akan membawa usulan penguatan sarana dan prasarana serta kebutuhan anggaran Lapas Sinabang ke pembahasan tingkat pusat bersama mitra kerja terkait.
Ia juga mendorong Kementerian Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan memperhatikan pemerataan layanan kesehatan dasar, khususnya ketersediaan tenaga medis di lapas wilayah kepulauan.
Menurutnya, kondisi geografis Pulau Simeulue menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pemenuhan fasilitas pemasyarakatan.
Pengawasan tersebut merupakan bagian dari fungsi DPR RI terhadap unit pelaksana teknis pemasyarakatan di wilayah terluar.
Di sisi lain, Lapas Kelas III Sinabang menjalankan sejumlah program pembinaan bagi warga binaan.
Nazaryadi menjelaskan, pihaknya mendukung program ketahanan pangan serta pemanfaatan produk kerajinan warga binaan untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas sebesar 5 persen.
Pembinaan kepribadian juga dilakukan melalui kegiatan keagamaan di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan masjid perkantoran yang telah memiliki legalitas resmi.
Setiap warga binaan diwajibkan mengikuti kegiatan belajar selama satu jam setiap hari.
“Semua kegiatan pembinaan dipusatkan di sini. Setiap harinya, setiap warga binaan diwajibkan mengikuti proses belajar selama satu jam,” tambah Nazaryadi.
Muslim Ayub mengapresiasi program tersebut dan mendorong optimalisasi pelatihan keterampilan serta pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia juga bertatap muka dengan warga binaan dan mengingatkan mereka untuk menjaga keamanan, menghindari tindak kekerasan, serta menjauhi narkoba.
Ia memberikan peringatan tegas terhadap peredaran gelap narkotika di lingkungan lapas.
“Jika ke depan ditemukan adanya kasus narkoba yang melibatkan warga binaan di lapas ini, kami pastikan akan langsung dipindahkan ke Lapas Nusakambangan,” tegasnya.
Kedatangan Muslim Ayub di Simeulue disambut Bupati dan Wakil Bupati Simeulue bersama jajaran pengurus DPC Partai NasDem Kabupaten Simeulue di bandara setempat.
Kunjungan ke Lapas Sinabang tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin, Kepala Kejaksaan Negeri Simeulue Ilhamd Wahyudi, Asisten I Sekdakab Novikar Setiadi, Wakil Ketua DPRK Simeulue Andry Setiawan, serta perwakilan Kabag Ops Polres Simeulue.(*)
