KETIK, BREBES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui program "Satu Keluarga Satu Sarjana" (SKSS), Program besutan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma ini menjadi angin segar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih pendidikan tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadindikpora) Kabupaten Brebes, Sutaryono melalui Kabidpora, Mohamad Aka Darma menyampaikan bahwa satu tahun berjalan ini, program tersebut telah berhasil menguliahkan sekitar 480 anak miskin di berbagai perguruan tinggi di Brebes.
Berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 64 Tahun 2025, atas perubahan peraturan Bupati Nomor 37 Tahun 2025 setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan biaya pendidikan yang bersumber dari APBD II sebesar Rp4 juta per orang per tahun.
"Ada 14 kampus yang ditunjuk Pemkab Brebes untuk menerima sejumlah mahasiswa program SKSH. Hebatnya lagi,program ini mewajibkan berkolaborasi dengan kampus kampus yang ada di Brebes", kata Kabidpora Brebes, Aka Darma, Jum'at 13 Februari 2026.
Diterangkanya, 4 juta per orang tersebut berjalan selama kuliah, sehingga ditahun berjalan anggaran akan terus bertambah mengingat semakin banyak orang yang terkuliahkan program SKSS.
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya di tahun 2026, Pemkab Brebes menambah kuota penerima manfaat sebanyak 180 orang tambahan. Sehinhha total untuk saat ini Kouta Th.2026 sebanyak 660 orang yang bisa menikmati akses sekolah tinggi.
Menurut Aka, Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Brebes, yang tercatat mengalami penurunan signifikan hingga 26 ribu jiwa dalam setahun terakhir berkat berbagai program intervensi pemerintah.
Beberapa poin penting terkait program ini disampaikan Aka Darma meliputi penerima manfaat dari keluarga tidak mampu,nilai bantuan sebesar Rp.4 juta pertahun per anak dimaksudkan untuk membantu biaya kuliah,
Hal serupa ditegaskan Kabid Dikdas, Aditya Perdana, Adit meyakini bahwa dengan mencetak minimal satu sarjana dalam satu keluarga miskin, individu tersebut akan menjadi motor penggerak ekonomi keluarga.
"Pendidikan adalah investasi masa depan. Dengan menaruh perhatian pada generasi muda, kita menanam benih kemajuan yang akan membawa perubahan positif bagi kabupaten Brebes ini," ujar Aditya Perdana.
Aditya menyampaikan, harapan Bupati Paramitha, melalui program ini, setiap rumah tangga di Brebes memiliki setidaknya satu anggota keluarga yang bergelar sarjana, sehingga mampu menjadi penggerak ekonomi dan memutus rantai kemiskinan di lingkungan keluarga mereka. (*)
1 Keluarga 1 Sarjana, Program Besutan Bupati Brebes Sukses Kuliahkan 660 Orang
Muhamad Aka Darma, Kabid Pora Dindikpora Kabupaten Brebes (Foto: Makroni/Ketik com)
Tags:
dindikpora Brebes 1 keluarga 1 sarjana IPM Entaskan Kemiskinan Aka Darma Aditya PerdanaBaca Juga:
Gegara Server-Lonjakan Pengguna, Situs SPMB Brebes Lemot di Hari Pertama PendaftaranBaca Juga:
Akademisi dan Pejabat Publik Brebes Bedah Otoritas Kekuasaan lewat Diskusi Sarasehan 81 PancasilaBaca Juga:
LSM GMBI Brebes Salurkan Hewan Kurban di Tiga Lokasi pada Iduladha 1447 HBaca Juga:
Polemik Dugaan Pungutan Liar Kelulusan di SDN 2 Brebes, Dindikpora Lakukan VisitasiBaca Juga:
Pakai Radius 50 Meter dari Kantor, Presensi ASN Pemkab Pacitan Diklaim AntibobolBerita Lainnya oleh Makroni
10 Juni 2026 08:25
Pemdes Sisalam Gandeng Polres Brebes Gelar Sosialisasi P4GN, Jadikan Desa Percontohan Bersih Narkoba
9 Juni 2026 17:59
Gegara Server-Lonjakan Pengguna, Situs SPMB Brebes Lemot di Hari Pertama Pendaftaran
8 Juni 2026 20:20
Dinkesda Brebes Tinjau Perdana Program Speling di Kecamatan Sirampog, 153 Warga Manfaatkan Layanan Spesialis Keliling
8 Juni 2026 19:49
31 SPPG di Brebes Berhenti Beroperasi, 68 Ribu Siswa Terdampak Kasus Hukum Petinggi BGN
6 Juni 2026 21:52
Polres Brebes Tegaskan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Ditindaklanjuti, Perkara Dilimpahkan ke Polresta Banyumas
