Resmi Berdiri, UIN Malang Hadirkan Fakultas Teknik serta Ushuluddin dan Studi Islam

23 Mei 2026 11:57 23 Mei 2026 11:57

Nurul Aliyah, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Resmi Berdiri, UIN Malang Hadirkan Fakultas Teknik serta Ushuluddin dan Studi Islam

Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Dua fakultas baru resmi lahir di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, yakni Fakultas Teknik serta Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam. Sejak 17 Mei 2026, kedua fakultas ini resmi berdiri setelah melewati berbagai regulasi di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) RI. 

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, UIN Malang terus berkomitmen melengkapi seluruh bidang kajian sains dan ilmu pengetahuan umum yang dipadukan dengan kajian berbasis keislaman.

Proses pengajuan yang panjang ini menuntut UIN Malang untuk memenuhi semua persyaratan, mulai dari jumlah program studi (prodi) hingga kelengkapan sistem pembelajaran. Selain itu, pendirian kedua fakultas baru ini wajib mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai landasan hukum Universitas Islam Negeri.

Wakil Rektor IV UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., MA., mengungkapkan bahwa pengajuan fakultas umum telah diatur dalam PMA. Aturan tersebut menyatakan bahwa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang bertransformasi menjadi universitas wajib menjaga agar rumpun ilmu umum tidak lebih banyak dari rumpun ilmu agama.

"Yang ada itu program studi umum itu tidak boleh lebih banyak dari program studi agama. Itu yang ada seperti itu. Dan itu memang diatur di Peraturan Menteri Agama (PMA) dan itu bukan hanya di UIN Malang, tapi seluruh UIN. Jadi amanatnya dulu IAIN boleh bertransformasi secara kelembagaan menjadi Universitas Islam dengan syarat itu," ungkapnya.

Saat ini, UIN Malang memiliki total 55 program studi, dengan rincian jumlah prodi keagamaan unggul 3 prodi lebih banyak daripada prodi umum.

Prof. Abdul Hamid menjelaskan bahwa kehadiran Fakultas Teknik merupakan salah satu prioritas yang terus digenjot. Pasalnya, kampus ini telah memiliki prodi teknik sejak tahun 2024. Pengajuan mandiri untuk fakultas ini sendiri sudah dilakukan sejak Agustus 2025.

Kini di tahun 2026, Fakultas Teknik resmi beroperasi di Kampus 3 dengan menaungi empat program studi, yakni Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Lingkungan yang. 

Berbarengan dengan itu, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam juga resmi berdiri sendiri. Sama seperti Fakultas Teknik, fakultas ini diajukan pada Agustus 2025. Sebelumnya, prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir serta prodi Ilmu Hadis masih menginduk pada Fakultas Syariah.

Dengan berdirinya fakultas baru ini, kedua prodi tersebut akhirnya memiliki "rumah baru" yang menjadi representasi identitas utama dari sebuah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Prof. Abdul Hamid menambahkan, mayoritas kampus yang dulunya berstatus IAIN pasti memiliki Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam. Oleh karena itu, kehadiran fakultas ini di UIN Malang akan memperkuat posisi kampus di tingkat nasional.

Kehadiran dua fakultas baru ini membawa semangat baru bagi civitas akademika. Mahasiswa kini dapat menerima pelayanan yang lebih spesifik serta mulai bisa mengembangkan organisasi intra kampus sendiri, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) tingkat fakultas.

"Kalau sudah rumah sendiri itu tentu kan para mahasiswa juga akan semakin bangga karena sudah punya rumah sendiri. Nanti mereka ada BEM fakultas sendiri, DEMA fakultas sendiri, kan begitu dan dari sisi pelayanan tentunya akan semakin maksimal," tutur Wakil Rektor IV UIN Malang tersebut.

Prof. Abdul Hamid berharap, kehadiran kedua fakultas ini mampu memperkokoh kelembagaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mengembangkan ilmu agama maupun umum, sekaligus melejitkan kualitas pelayanan mahasiswa.

"Dengan lahirnya dua fakultas ini, kami berharap dari sisi kelembagaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang akan semakin kokoh dan kuat dalam pengembangan ilmu. Selain daripada kemudian pelayanan kepada para mahasiswa akan semakin baik, terutama kita ingin fokus di dalam pelayanan ke mahasiswa," ujar Prof. Abdul Hamid penuh harapan.(*)

Tombol Google News

Tags:

UIN Malang Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim UIN Maliki Malang Kampus Malang Kota Malang Fakultas Teknik Fakultas Ushuluddin Studi Islam Kampus 3 Uin