KETIK, MALANG – Masa jabatan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, Prof Dr. H. M Zainuddin akan segera berakhir sekitar tanggal 28 Juli 2025 nanti. Hingga saat ini Panitia Penjaringan untuk Pemilihan Rektor (Pilrek) masih belum terbentuk.
Prof Zainuddin menjelaskan rangkaian dan proses Pilrek mulai dari pembentukan panitia penjaringan baru akan berlangsung setelah Hari Raya Idul Fitri 2025 nanti.
"Panitia saja belum ada, masih nanti habis hari raya. Baru penjaringan panitia, habis hari raya kita umumkan. Jika panitia sudah dibentuk lalu kita siapkan dan diumumkan," ujarnya, Senin17 Maret 2025.
Nantinya panitia penjaringan dibentuk oleh Rektor dan bertugas mejaring bakal calon rektor. Sesuai dengan Peraturan Menteri Agama RI nomor 68 tahun 2015 penjaringan seharusnya dilakukan 4 bulan sebelum jabatan Rektor berakhir. Setelah itu hasil penjaringan calon Rektor dari panitia akan disampaikan kepada Senat untuk pertimbangan.
Prof Zainuddin menjelaskan belum mengetahui calon-calon potensial untuk menggantikan posisinya.
"Masih belum. Kan banyak Guru Besarnya, semua berhak mencalonkan, tapi sekarang belum ada karena belum ada pengumuman," katanya.
Prof Zainuddin telah memimpin UIN Maliki sejak tahun 2021. Pada Pilrek kali ini ia tidak dapat kembali mencalonkan diri dan akan mengawal Rektor baru yang nanti akan terpilih.
"Saya gak bisa maju lagi, sudah habis waktunya. Sudah usia. Jadi mengawal saja lah sama yang baru," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Senat UIN Maliki, Muhtadi Ridwan menjelaskan terdapat 7 orang Panitia Penjaringan yang bertugas dalam Pilrek ini. Panitia bertugas mulai dari persiapan, sosialisasi di lingkup internal dan eksternal, termasuk pengumuman pendaftaran.
"Pengumuman pendaftaran terbuka untuk yang memenuhi syarat, bisa dari internal maupun eksternal," ujarnya.
Pendaftaran bakal calon Rektor tidak hanya berlaku bagi civitas akademika UIN Maliki saja, namun seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang ada di seluruh Indonesia.
"Panitia Penjaringan akan mengirim pengumuman terkait Pilrek ini. Pihak eksternal itu perguruan sejenis, jadi semua PTKIN di Indonesia yang jumlahnya ada 59 perguruan tinggi," lanjutnya.
Usai proses pendaftaran akan dilakukan verifikasi persyaratan untuk kemudian diserahkan kepada Senat selambat-lambatnya 28 hari setelah Panitia Penjaringan mendapatkan SK pembentukan. Setelah itu Senat akan memberikan pertimbangan kualitatif berdasarkan instrumen yang disiapkan kepada Menterian Agama (Menag) RI.
"Teknisnya kita serahkan ke Rektor untuk diteruskan ke Menteri Agama untuk direkomendasi ke Komisi Seleksi. Nanti penetapan dan pengangkatan Rektor akan dilakukan oleh Menteri," jelasnya.(*)
Panitia Belum Terbentuk, Pilrek UIN Maliki Malang Baru Berproses Setelah Lebaran
17 Maret 2025 17:50 17 Mar 2025 17:50
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
UIN Maliki Malang sebentar lagi akan melakukan Pemilihan Rektor. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
UIN Maliki Malang Pemilihan Rektor PilrekBaca Juga:
Prestasi Ganda! UIN Malang Masuk Top 100 Webometrics dan Top 5 PTKIN Berjurnal ScopusBaca Juga:
Rektor UIN Malang Prof. Ilfi Diana Cetak Sejarah, Resmikan 2 Fakultas Baru!Baca Juga:
Resmi Jabat Dekan, Prof. Erfaniah Siap Kembangkan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN MalangBaca Juga:
Rektor UIN Malang Lantik Pimpinan Dua Fakultas Baru, Human Skill Jadi PrioritasBaca Juga:
Perkuat Reputasi Internasional, UIN Malang Gelar Awareness Akreditasi ACQUINBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 Juli 2026 17:11
Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp150 Ribu, Omzet Pedagang Anjlok Separuh
25 Juli 2026 16:17
Soroti Tuduhan 'Londo Ireng' Prabowo, Akademisi Unair: Pemimpin Harus Bertanggung Jawab
25 Juli 2026 16:06
Bicara Marhaenisme di RedTalks, Rocky Gerung Sebut Malang Peluang Jadi Arah Baru Nasionalisme
25 Juli 2026 15:38
RedTalks Malang Diserbu Anak Muda, PDI Perjuangan Jatim Kemas Politik Jadi Lebih Asyik
24 Juli 2026 20:45
Jadi Sekolah Garuda, MAN 2 Kota Malang Siapkan 200 Siswa Kuliah ke Luar Negeri
