KETIK, MALANG – Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Erfaniah Zuhriah, S.Ag., M.H., resmi menjadi salah satu dewan pakar IKA UIN Maliki Malang. Ia menyampaikan Reuni Akbar dan Pelantikan IKA UIN Malang merupakan ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara alumni dan almamater.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun jejaring alumni yang solid, produktif, serta berkontribusi bagi kemajuan universitas.
Prof. Erfaniah menyambut baik penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, reuni akbar bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan kesempatan membangun kembali ikatan emosional, memperkuat rasa memiliki terhadap almamater, dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara alumni dengan sivitas akademika.
“Reuni akbar ini merupakan momentum yang sangat baik untuk menyatukan kembali keluarga besar alumni dari berbagai generasi, mulai dari masa IAIN, STAIN, hingga UIN," ujar Prof. Erfaniah.
"Perjalanan panjang institusi ini tentu menyimpan banyak kenangan, pengalaman, dan kontribusi dari para alumninya. Karena itu, kegiatan ini hendaknya tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan almamater," imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa Ikatan Alumni memiliki peran strategis dalam memperkuat posisi dan reputasi universitas. Alumni merupakan bagian penting dari ekosistem perguruan tinggi yang dapat berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan jejaring profesional, hingga pemberdayaan masyarakat.
Pelantikan pengurus IKA UIN Maliki Malang juga menjadi wujud sinergi konkret melalui berbagai program, seperti kuliah tamu, pendampingan mahasiswa, pengembangan karier lulusan, kerja sama kelembagaan, serta dukungan terhadap inovasi dan pengembangan akademik.
“Alumni adalah salah satu kekuatan besar perguruan tinggi. Ketika jejaring alumni terbangun dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh para alumni sendiri, tetapi juga oleh mahasiswa, dosen, fakultas, dan universitas secara keseluruhan. Oleh karena itu, IKA UIN Malang diharapkan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan potensi alumni dengan kebutuhan dan agenda pengembangan universitas,” jelasnya.
Sebagai fakultas yang relatif baru, FUSI menaruh harapan besar terhadap momen Reuni Akbar dan Pelantikan IKA ini. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkenalkan potensi fakultas sekaligus membangun kolaborasi dengan alumni yang memiliki pengalaman, kompetensi, dan jejaring di berbagai sektor.
Ia juga berharap para alumni turut mendukung penguatan identitas akademik fakultas, pengembangan program pendidikan, peningkatan kualitas lulusan, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak.
“Harapan kami, sebagai fakultas yang terus bertumbuh dan mengembangkan diri, FUSI dapat menjadi bagian dari gerakan besar untuk memajukan UIN Malang. Kami berharap IKA UIN Malang tidak hanya menjadi organisasi yang bersifat seremonial, tetapi benar-benar menjadi wadah kolaborasi yang mampu menghadirkan program-program berkelanjutan," ungkap Prof. Erfaniah.
"Alumni dapat berperan sebagai mitra strategis fakultas dalam memperkuat mutu akademik, membangun jejaring kelembagaan, dan meningkatkan kontribusi keilmuan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu, Prof. Erfaniah menegaskan bahwa pelantikan pengurus IKA UIN Malang menjadi awal dari kepengurusan yang inklusif, solid, dan mampu merangkul alumni lintas generasi serta disiplin ilmu. Dengan demikian, ikatan alumni dapat tumbuh sebagai kekuatan kolektif yang mendukung kemajuan universitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Reuni Akbar IAIN, STAIN, dan UIN Malang diharapkan menjadi pengingat bahwa perubahan nama dan perkembangan kelembagaan tidak menghilangkan akar sejarah, nilai perjuangan, dan semangat kebersamaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Melalui kegiatan ini, seluruh keluarga besar alumni dapat semakin memperkuat rasa bangga terhadap almamater dan mengambil peran aktif dalam mewujudkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, bereputasi, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.(*)
