Jangan Salah Kaprah! Ini 5 Lagu Arab yang Sering Dikira Shalawat

23 Juli 2026 05:05 23 Jul 2026 05:05

Shilfina Hidayah, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Jangan Salah Kaprah! Ini 5 Lagu Arab yang Sering Dikira Shalawat

Grup Manarul saat membawakan lagu Arab 'Ghannili' di Peringatan Hari Santri Nasional pada September 2025 kemarin (Foto: Shilfina/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Akhir-akhir ini lagu-lagu berbahasa Arab kembali marak di media sosial. Sayangnya, tak sedikit yang menganggap lagu-lagu tersebut sebagai shalawat, padahal isinya jauh dari pujian kepada Allah maupun Nabi Muhammad SAW.

Ada beberapa faktor yang memicu kesalahpahaman ini.

Pertama, kurangnya pemahaman orang-orang mengenai bahasa Arab sehingga mereka tak benar-benar tahu apa arti lirik yang didengarkan.

Kedua, lagunya dibawakan oleh grup atau orang yang berhijab/bernuansa islami. Ketiga, tak sedikit netizen yang memberi hashtag #shalawat pada unggahannya tanpa mengecek dulu makna liriknya.

Bagaimana cara membedakannya?

Sebenarnya cukup mudah untuk membedakannya, kita bisa melihat makna atau arti dari lagu-lagu tersebut. Shalawat berisi doa/pujian untuk Allah serta Nabi SAW. Sedangkan lagu Arab pop menceritakan tema yang jauh lebih luas, mulai dari cinta, kecantikan, rindu, patah hati, dan lain-lain.

Berikut 5 lagu Arab yang sering dikira shalawat:

  1. Qaddukal Mayyas: dipopulerkan Sabah Fakhri, sering dibawakan dengan nuansa religius di acara-acara islami, padahal liriknya menggambarkan pinggang ramping seorang wanita, bukan pujian untuk Nabi.
  2. Ala Bali: lagu yang dibawakan Shiren Abdel Wahab ini bercerita tentang cinta dalam diam. Lagu ini sering diputar di acara keagamaan meski tidak mengandung unsur religius.
  3. Qusad Einy (Qusad Ainy): Liriknya sebenarnya bercerita tentang cinta jarak jauh (LDR), namun sering dibawakan pakai hadrah sehingga dikira sholawat atau lagu religi.
  4. Ghannili: yang dipopulerkan oleh diva legendaris Arab, Umm Kulthum ini menceritakan tentang keindahan alam dan kekuatan musik sebagai terapi
  5. Inta Eyh: lagu populer milik penyanyi Lebanon, Nancy Ajram, yang rilis pada 2004 ini menceritakan tentang seseorang yang mempertanyakan kekasihnya ("Apa maumu?") karena terus-menerus disakiti, namun tetap mencintainya.

Sebelum menjadikan lagu-lagu Arab tersebut sebagai backsound, khususnya untuk acara-acara islami, sebaiknya cek dulu lirik beserta terjemahannya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Lagu Arab Lagu Arab Viral Nancy Ajram Ala Bali