KETIK, MALANG – Meskipun saat ini Malang Raya nihil kasus, RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA Malang) telah antisipasi terhadap gelombang baru Covid-19. Beberapa fasilitas dan sarana prasarana untuk pasien Covid-19 telah disiapkan oleh RSSA.
Dr. dr. Mochamad Bachtiar Budianto, Sp.B Subsp Onk (k), FINACS, FICS selaku Direktur RSSA mengonfirmasi hal tersebut. Tak hanya sarana dan prasarana, RSSA Malang juga menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) terutama tenaga kesehatan.
"Meskipun sampai saat ini tidak ada kasus, tapi RSSA sudah menyiapkan diri, tim, sarana prasarana, dan sudah ada persiapan baik sistem maupun SDM. Kita sudah siap jika ada kasus baru, tapi mudah-mudahan tidak terjadi," ujar dr Bachtiar pada Senin (18/12/2023).
Ia meminta masyarakat tidak kembali merasa ketakutan dan khawatir berlebih. Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan kembali mentaati protokol kesehatan, dengan menjaga kebersihan dan memakai masker ketika beraktivitas di luar ruangan.
"Lonjakan kasus baru sudah sampai Surabaya, risiko untuk sampai sini (Malang) tetap ada. Masyarakat yang penting tidak takut, tapi waspada dan sesuai pesan Menteri Kesehatan untuk menggunakan kembali protokol kesehatan.Waktu dekat ini ada libur panjang yang berpotensi terjadi peningktan perpindahan manusia dan ada kerumunan," lanjutnya.
Sementara itu Dr. dr. Susanthy Djajalaksana, Sp.P(K) selaku kepala Instalasi Pelayanan Covid dan Infeksi Terpadu menjelaskan RSSA menyiapkan 38 ruang untuk pasien Covid-19. RSSA juga telah menyiapkan simulasi apabila terjadi lonjakan kasus.
"Untuk kamar yang tersedia bagi pasien Covid-19, itu berjumlah 38 di ruang Melati. Kemudian kalau untuk tenaga kesehatan, kita tidak menyiapkan khusus tapi kalau seandainya terjadi ledakan kasus, kita sudah menyiapkan simulasinya. Siapa saja yang akan direlokasi ke tempat Covid-19, itu sudah ada siapa-siapa saja," tuturnya.
Penanganan kasus Covid-19 akan dilakukan secara terpusat di Gedung Instalasi Pelayanan Infeksi Terpadu (IPIT) tepatnya di bagian utara RSSA. Gedung tersebut telah difasilitasi dengan oksigen sentral, ruang foto thorax, USG, tempat swab, hingga alur masuk yang berbeda antara pasien dan tenaga kesehatan.
"Di sana juga disediakan kamar mandi khusus untuk pasien maupun petugas Covid-19. Kita juga mengoptimalkan ruangan High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU) di IPIT. Kita akan lakukan perluasan jika ada fluktuasi dan akselerasi dari pasien Covid-19, ditambah lagi di ruang Bougenville jika terjadi lonjakan," jelasnya. (*)
Nihil Kasus, RSSA Malang Tetap Siapkan Fasilitas Antisipasi Gelombang Covid-19
18 Desember 2023 11:00 18 Des 2023 11:00
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Jajaran RSSA Malang saat menjelaskan antisipasi gelombang baru Covid-19 di Malang (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
RSSA Malang Gelombang Baru Covid-19 Kasus Covid-19 Covid 19 Malang RayaBaca Juga:
OJK Malang Catat Jumlah Investor Pasar Modal Meroket 56 Persen, Reksa Dana Jadi PrimadonaBaca Juga:
Kredit Konsumsi Meroket, Warga Malang Raya Ternyata Gemar Belanja dan Melek InvestasiBaca Juga:
Penambahan 3 Koridor Trans Jatim di Malang Masih Digodok, Gubernur Khofifah: Masih Hitung AnggaranBaca Juga:
Polres Malang Bagi-Bagi Daging Kurban Pakai Besek Bambu, Kurangi Sampah PlastikBaca Juga:
Morula IVF Hadir di Malang, Edukasi Layanan Fertilitas Terpadu hingga Teknologi Bayi TabungBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
31 Mei 2026 14:18
PKS Kota Malang Berbagi 7.124 Paket Daging di Momen Iduladha 2026
31 Mei 2026 13:53
Roadrace x Supermoto: Kota Malang Punya Cara Merebut Anak Muda dari Balap Liar
31 Mei 2026 11:27
Lama Vakum, Ajang Roadrace x Supermoto 2026 Kembali Guncang Kota Malang
30 Mei 2026 17:07
Dishub Kota Malang Bersih-Bersih Halte Tiap Senin, Minta Masyarakat Tak Lakukan Vandalisme
30 Mei 2026 14:23
Sirkuit Legendaris Kertanegara Malang Kembali Menderu Besok!
30 Mei 2026 13:25
Heboh di TikTok! Sego Tempong Pasar Klojen Kota Malang Jadi Buruan Wisatawan Kuliner dari Berbagai Daerah
Trending
BGN Setop Operasional dan Penyaluran Dana 24 SPPG di Sampang, Ini Daftarnya
Kepsek Wanita Lansia Menangis Usai Dimutasi, Ormas 234 SC Kritik Kebijakan Pemkab Pemalang
Polemik Mutasi Kepala Sekolah, PGRI Pemalang Sebut SK Bupati Bersifat Final
Kakek Satu Kaki Mengamen di Jalan, Camat Tulangan Sidoarjo Jemput dan Antar Pulang
