Warga Kota Malang Bersiap! Usulan Koridor Baru Trans Jatim Bakal Hubungkan Suhat, Blimbing, hingga Kabupaten Malang

23 April 2026 14:26 23 Apr 2026 14:26

Lutfia Indah, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Warga Kota Malang Bersiap! Usulan Koridor Baru Trans Jatim Bakal Hubungkan Suhat, Blimbing, hingga Kabupaten Malang

Rencana penambahan koridor Bus Trans Jatim di Kota Malang menyasar titik strategis hingga lintas daerah. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang telah mendiskusikan rencana penambahan koridor baru untuk Bus Trans Jatim bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Koridor baru akan menyasar rute-rute strategis di dalam kota hingga ke Kabupaten Malang. 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan, beberapa ruas yang belum tersentuh Bus Trans Jatim ialah Jalan Soekarno Hatta (Suhat), kawasan Blimbing, dan wisata lainnya. Saat ini Pemkot Malang masih menggali masukan terkait penambahan rute yang diinginkan masyarakat. 

"Termasuk juga koridor, ada beberapa ruas seperti dari Soekarno-Hatta, Blimbing, itu kan belum dilayani oleh Trans Jatim," ujarnya, Kamis, 23 April 2026.

Wahyu juga ingin meningkatkan konektivitas antar wilayah di Malang Raya. Ia menyebutkan salah satu skema rute bisa dimulai dengan feeder dari Singosari melintasi pusat Kota Malang hingga terhubung dengan koridor lainnya.

"Ini nanti lintas daerah. Jadi nanti feedernya dari Singosari, tapi melewati pusat kota, kemudian bisa link ketemu lagi dengan koridor yang lain. Jadi kita diajak diskusi untuk memberikan masukan kira-kira rutenya ke mana saja," jelas Wahyu. 

Namun realisasi penambahan koridor Bus Trans Jatim masih harus menunggu keputusan dari Pemprov Jatim. Hanya saja, Wahyu menekankan penambahan rute diprioritaskan untuk tempat strategis seperti kawasan kampus, wisata, hingga perkantoran. 

Rencana ekspansi ini didasari oleh tingginya animo masyarakat terhadap layanan Trans Jatim yang telah beroperasi. Menurut Wahyu, keterisian bus sejauh ini sangat positif karena melewati titik-titik strategis bagi pekerja, mahasiswa, hingga wisatawan.

Selain itu banyak masyarakat yang datang maupun bekerja di Kota Malang berasal dari daerah lain seperti Kabupaten Malang. 

"Jadi bercermin dari itu, akhirnya provinsi ingin menambah koridor lagi yang lintas daerah. Kita banyak potensi ada dari Abdurrahman Saleh bisa sampai Kepanjen melalui kota. Soekarno-Hatta sampai Blimbing karena ini kan kawasan kampus juga tempat-tempatnya, fasilitas perkotaan," tegasnya. 

Selaras dengan rencana penambahan koridor, pendataan halte juga dilakukan untuk mendapatkan perbaikan. Termasuk penataan halte agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas. 

"Beberapa halte masih kita pilih, nanti mana yang tidak sampai membuat kesulitan lalu lintas. Seperti kemarin Kayutangan akhirnya di tengah, agak sedikit macet. Kita akan lihat, karena nanti banyak menggunakan lahan milik Pemkot Malang," tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

#BusTransJatim #KoridorKotaMalang #PenambahanKoridor #KotaMalang Kabupatenmalang