Sekda Kabupaten Ajak Semua Pihak Bersinergi, Wujudkan Pelayanan Kesehatan Terbaik bagi Warga

13 Agustus 2026 15:22 13 Agt 2026 15:22

Hanifuddin Musa, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Sekda Kabupaten Ajak Semua Pihak Bersinergi, Wujudkan Pelayanan Kesehatan Terbaik bagi Warga

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Budiar saat memberikan arahan. (Foto: Pemkab Malang)

KETIK, MALANG – Sekda Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar. Msi menghadiri acara Monitoring dan Evaluasi Terpadu Program Prioritas Kesehatan di Kabupaten Malang Tahun 2026 berlokasikan di Hotel Grand Mercure Mirama Malang, Kamis, 13 Agustus 2026.

Turut hadir pada kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Direktur RSUD Syaiful Anaar Prov Jatim, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Direktur RS Pemerintah dan Swasta se Kabupaten Malang, serta seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Malang.

Sekda Kab Malang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, beserta seluruh jajaran Perangkat Daerah dan pihak terkait, yang telah memberikan perhatian, pendampingan, serta dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Malang dalam pelaksanaan berbagai program prioritas kesehatan.

“Kesehatan adalah investasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Malang untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan sosial, kualitas sumber daya manusia, dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, menerapkan fokus permasalahan capaian program prioritas kesehatan, antara lain penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita (AKBa), penurunan stunting, penanggulangan penyakit menular (TBC, HIV) dan penyakit tidak menular, program imunisasi, program cek kesehatan gratis (CKG), dan program Kabupaten/Kota Sehat (KKS).

Selain itu disampaikan oleh Sekda Kab Malang bahwa, ada beberapa hal yang patut menjadi perhatian kita bersama jumlah kematian ibu sebanyak 12 dan kematian balita sebanyak 192, yang mana menjadikan kematian ibu dan kematian balita di Kabupaten Malang ini tertinggi di Jawa Timur.

“Selain itu yang harus menjadi perhatian kita bersama terkait Prevalensi stunting, Penemuan penderita Tuberkulosis (TBC), Penemuan kasus HIV di Kabupaten Malang, Imuniasi pencegahan stunting, dan Cek Kesehatan Gratis,” jelasnya.

Selain menjadi momentum untuk melihat sejauh mana capaian program telah berjalan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk melakukan evaluasi secara bersama-sama, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin optimal.

Pembangunan kesehatan tidak dapat dilaksanakan secara parsial. Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan komitmen yang kuat antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Malang, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat.

“Dukungan dan pendampingan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi energi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, memperkuat upaya promotif dan preventif, serta memastikan program prioritas kesehatan benar-benar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Malang,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Sekretaris Daerah sekda kabupaten malang Pemkab Malang Kabupaten Malang