KETIK, MALANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang temukan satu lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan terjadi kebanjiran. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno usai melakukan monitoring dan koordinasi dengan para lurah.
"Saya sampai pukul 03.00 WIB pagi tadi terus monitor dan ada TPS yang rawan kebanjiran. Itu saya minta koordinasi dengan Pak Lurah untuk mengecek kesiapan dan melakukan mitigasi," ujar Prayitno pada Selasa (13/2/2024).
Prayitno menjelaskan lokasi tersebut berada di TPS 17 yang berada di Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen. Sebagai upaya mitigasi, diperkirakan terdapat pergeseran titik.
"Kalau dari mitigasi dimungkinkan ada pergeseran titik, jadi mungkin akan bergeser. Tapi apabila ancaman bencana tadi itu bisa diantisipasi, akan kita antisipsi. Baru satu titik itu yang laporan kepada kami, ada di Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, di TPS 17. Itu sesuai laporan dari kelurahan tangguh," lanjutnya.
Selain itu Prayitno juga menyampaikan bahwa pemetaan TPS rawan bencana telah dilakukan oleh BPBD di seluruh Indonesia. Hal tersebut sebagai tindakan preventif dalam mencegah kejadian yang tidak diinginkan selama Pemilu 2024 berlangsung.
"BPBD di seluruh Indonesia memang memetakan TPS yang rawan bencana. Tujuannya agar sampai nanti saat pelaksanaan pemungutan suara tidak ada kejadian yang tidak diinginkan dan menghambat," sebut Prayitno.
Namun sampai saat ini BPBD Kota Malang hanya melakukan pemetaan terhadap TPS rawan terkena bencana. Ia menjelaskan BPBD tidak memiliki kewenangan dalam melakukan intervensi lebih lanjut.
"Kami hanya memetakan TPS yang rawan, tidak sampai intervensi terkait keharusan penyelenggaraan di gedung atau apa," jelasnya.
Selain itu BPBD Kota Malang juga selalu update perkiraan cuaca setiap 3 jam sekali. Namun hal tersebut telah rutin dilakukan BPBD Kota Malang bahkan sebelum momen Pemilu 2024.
"Perkiraan cuaca akan kami update terus setiap hari dan per 3 jam. Sampai Selasa sekarang diperkirakan hujan mulai pukul 13.00 sampai jam 19.00 WIB. Untuk besok akan kami beri update lagi. Jadi kami selain laporan cuaca dari BMKG pusat, kami juga akan update terus setiap 3 jam," tuturnya. (*)
Satu TPS di Kota Malang Rawan Kebanjiran
13 Februari 2024 11:00 13 Feb 2024 11:00
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno saat menjelaskan TPS rawan kebanjiran di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
BPBD Kota Malang TPS Rawan Kebanjiran TPS Kebanjiran Kota Malang pemilu 2024 Banjir Kota Malang Rawan Banjir banjirBaca Juga:
Perpustakaan Keliling Sambangi Lapas Perempuan Malang, Warga Binaan Antusias Baca BukuBaca Juga:
Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya MasyarakatBaca Juga:
Hidup Sunyi di Balik Tumpukan Sampah, Potret Getir Kuswoyo yang Terasing di Jantung Kota MalangBaca Juga:
Kolaborasi Pentahelix Bergerak, Bupati KDS Tinjau Langsung Progres Sungai CisunggalahBaca Juga:
Lapas Perempuan Malang Deklarasikan Zero Halinar, Komitmen Berantas Narkoba dan PungliBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 April 2026 15:47
Proyek LSDP Diperkirakan Beroperasi 2027, DLH Kota Malang: Jadi Solusi Overload TPA Supit Urang
25 April 2026 12:41
Hadapi Musim Kemarau, DLH Kota Malang Atur Strategi Perawatan RTH dan Tanaman Hias
24 April 2026 18:22
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang
24 April 2026 18:17
Cek IPAL SPPG Sukun Gadang 2, Satgas Percepatan MBG Berikan Catatan
24 April 2026 16:57
Stok Sapi Lokal Seret, Pemkot Malang Pertimbangkan Datangkan Sapi Impor untuk Idul Adha
24 April 2026 16:29
Rumah Tak Layak Huni Kuswoyo Masuk Desil 6, Pemkot Malang Lakukan Ground Check
Trending
Perjuangan Orang Tua Dampingi Anak UTBK di Universitas Brawijaya, Tanpa Bimbel Andalkan Doa dan Semangat
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
