KETIK, MALANG – Polres Malang menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan balik pada Lebaran kali ini. Pengamanan tersebut bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026.
Personel gabungan yang diterjunkan meliputi TNI, Polres Malang, Pemkab Malang, serta para relawan. Operasi Ketupat Semeru 2026 digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan untuk melaksanakan operasi tersebut dilakukan apel gelar pasukan. Hal itu sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana sebelum operasi dimulai.
"Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026," kata AKBP Taat, ditulis Sabtu, 14 Maret 2026.
Lebih lanjut ia menegaskan operasi tersebut bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
"Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar," ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Polres Malang mengerahkan sebanyak 225 personel. Ratusan personel tersebut nantinya melaksanakan berbagai kegiatan pengamanan, mulai dari peningkatan patroli, pengaturan lalu lintas, penegakan hukum hingga pelayanan kepada masyarakat.
Pengamanan juga difokuskan pada sejumlah lokasi strategis seperti tempat ibadah, jalur mudik dan balik, pusat perbelanjaan, objek wisata, permukiman warga, terminal, stasiun, SPBU, perbankan hingga titik rawan kemacetan dan kriminalitas.
Selain itu, potensi gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian dalam operasi tersebut, seperti meningkatnya mobilitas masyarakat, rumah kosong saat mudik, hingga kerawanan kejahatan konvensional.
"Kita harus mengantisipasi potensi kerawanan seperti meningkatnya mobilitas masyarakat, kepadatan lalu lintas hingga potensi kriminalitas, termasuk pencurian rumah kosong yang ditinggalkan pemudik," ungkap Taat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergitas seluruh pihak agar pelaksanaan pengamanan Lebaran berjalan optimal.
"Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia," tuturnya. (*)
Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Polres Malang Siagakan Ratusan Personel Amankan Arus Mudik
14 Maret 2026 09:44 14 Mar 2026 09:44
Gumilang
Editor
Polres Malang bersama Forkopimda saat menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026. (Foto: Binar Gumilang/ketik.com)
Tags:
Polres Malang Kabupaten Malang Operasi Ketupat SemeruBaca Juga:
Perang Lawan Miras! Polres Malang Musnahkan 1.659 Botol Hasil Operasi Pekat Semeru Baca Juga:
Wabup Lathifah Buka Jalan! Investor Prancis Tertarik Investasi Proyek Sampah di Kabupaten MalangBerita Lainnya oleh Gumilang
25 Mei 2026 13:50
BMW Ditinjau Sekda Budiar, ASN Pemkab Malang Antusias Bayar Pajak Lewat QRIS
25 Mei 2026 12:28
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
22 Mei 2026 21:00
Skrining Mata Digital dan Pemberian Kacamata Dukung TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo
22 Mei 2026 20:00
Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Bersama Warga Bahas Dampak Pembangunan Pasca-TMMD
22 Mei 2026 19:00
Satgas TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Rampungkan Tandon SPAM Dusun Klagin
22 Mei 2026 18:00
TMMD ke-128 Kodim 0820 Probolinggo di Desa Brabe Rampung, Infrastruktur Baru Siap Tingkatkan Kualitas Hidup Warga
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
516 Guru dan Kepala Sekolah di Pemalang Terima SK Penugasan
Alun-Alun Kepanjen Kabupaten Malang Dibangun di Kanjuruhan, PDI Perjuangan: Jadi Simbol Tinggalkan Pola Pikir Kolonial
