KETIK, MALANG – Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses Air Minum aman. Terutama melalui penyiapan sejumlah program prioritas di wilayah Malang Selatan.
Program-program tersebut didorong untuk memperoleh dukungan pendanaan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Hal ini bagian dari upaya menghadirkan layanan Air Minum yang semakin merata, andal dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan H. Syamsul Hadi, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa penyiapan program-program tersebut merupakan bagian dari Komitmen Perusahaan untuk terus memperkuat pelayanan Air Minum melalui Perencanaan yang Matang, Kesiapan Teknis, dan Sinergi yang kuat dengan para pemangku kepentingan.
“Perumda Tirta Kanjuruhan berkomitmen untuk terus mendorong penguatan layanan Air Minum yang Responsif terhadap kebutuhan asyarakat. Pengembangan layanan Air Minum di 5 Kecamatan Malang Selatan, Sistem Penyediaan Air Minum Sumber Durmo untuk Sekolah Rakyat Desa Srigonco, dan Sistem Penyediaan Air Minum Durenan Desa Pujiharjo merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk memperkuat pelayanan dasar, mendukung kawasan prioritas, dan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kabupaten Malang,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Lebih lanjut ia memaparkan, Pembangunan Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) Diyeng II ntuk melayani 5 kecamatan di Malang Selatan, yaitu Pagak, Kalipare, Donomulyo, dan antur, serta Kecamatan Kepanjen Bagian Selatan dengan Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp250 miliar.
"Program ini berada dalam rangkaian penyiapan pembiayaan Loan Green Infrastructure Initiative menuju Daftar Rencana Pinjaman Prioritas Luar Negeri/Green Book 2026, yang menitikberatkan pada konfirmasi kesiapan kegiatan dan pemenuhan kriteria kesiapan
pelaksanaan," jelasnya
Menurutnya, undangan rapat penyiapan kegiatan tersebut menegaskan bahwa pembahasan diarahkan pada kesiapan pelaksanaan kegiatan dengan pembiayaan Loan Green Infrastructure
Initiative.
Program ini kapasitas debit 240 liter per detik dengan target calon pelanggan sebanyak 23.920 Sambungan Rumah pada 5 Kecamatan, dengan rincian agak (6.281 SR), Kalipare (6.863 SR), Donomulyo (8.102 SR), dan Bantur (780 SR), serta Kecamatan Kepanjen Bagian Selatan (1.894 SR) sebagai fokus penguatan layanan ir Minum di Malang Selatan.
"Kedua adalah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Durmo untuk pelayanan Sekolah Rakyat dan Masyarakat di Desa Srigonco Kecamatan Bantur, dengan Rencana anggaran sebesar Rp12 miliar," ungkapnya.
Sistem Penyediaan Air Minum Sumber Durmo ini kata ia, dirancang dengan kapasitas 20 liter per detik. Program ini disiapkan untuk mendukung pelayanan Air Minum bagi kawasan pendidikan dan masyarakat sekitar.
"Dokumen kesiapan menunjukkan bahwa pengembangan layanan untuk Sekolah Rakyat dan masyarakat Desa Srigonco telah didukung unsur utama kesiapan pelaksanaan," terangnya.
Dokumen itu Meliputi kesiapan lahan, Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum, Justifikasi Teknis, Studi Kelayakan, Detail Engineering Design, Rencana Anggaran Biaya, Kesiapan Lembaga Pengelola, Izin Pengambilan Sumber Daya Air, Surat Pernyataan Kepala Daerah, Surat Usulan Kepala Daerah dan Dokumen Lingkungan.
"Berdasarkan dokumen teknis, pengembangan, untuk melayani Kebutuhan Air Minum Sekolah Rakyat dan target 1.000 Sambungan Rumah masyarakat Desa Srigonco," katanya.
Serta dikelola oleh Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang. Dengan demikian, manfaat program ini diarahkan bagi kawasan Sekolah Rakyat dan masyarakat Desa Srigonco sebagai
penerima layanan dalam penguatan pelayanan dasar di Kecamatan Bantur.
Ketiga, adalah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Durenan, Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo untuk melayani kebutuhan Air Minum Kampung Nelayan Merah Putih dan Masyarakat Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, dengan Rencana anggaran Biaya sebesar Rp11 miliar.
"Berdasarkan dokumen perencanaan, program ini dirancang dengan kapasitas 25 liter per detik untuk melayani total 2.000 sambungan rumah, terdiri atas 500 sambungan rumah di Kampung Nelayan Merah Putih dan 1.500 sambungan rumah masyarakat Desa Pujiharjo," sebut Syamsul.
Melalui penyiapan program-program tersebut, ia menegaskan komitmen Perumda Tirta Kanjuruhan untuk terus menjadi bagian penting dalam penguatan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
"Dengan dukungan dokumen teknis, kesiapan pelaksanaan, dan arah pengembangan yang jelas, program-program ini diharapkan dapat menjadi pengungkit penting dalam memperluas akses Air Minum aman. Serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat pembangunan Malang Selatan dan Kabupaten Malang secara berkelanjutan," tuturnya. (*)
Lakukan Penguatan Layanan Air Minum di Malang Selatan, Ini Ikhtiar yang Dilakukan Perumda Tirta Kanjuruhan
1 April 2026 21:52 1 Apr 2026 21:52
Gumilang
Editor
Pekerja Perumda Tirta Kanjuruhan ketika memasang pipa distribusi air minum di wilayah Malang Selatan. (Foto: Perumda Tirta Kanjuruhan)
Tags:
Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang Malang SelatanBaca Juga:
PKB Murka! Foto Wabup Malang Tak Ditampilkan di Backdrop Halalbihalal, Perumda Tirta Kanjuruhan Disemprot Keras Baca Juga:
Wujudkan Lebaran Nyaman, Perumda Tirta Kanjuruhan Siagakan Personel 24 Jam dan Layanan Digital Smart Hub CenterBerita Lainnya oleh Gumilang
26 April 2026 07:00
Istimewa! DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Gelar Musancab Dirangkai Peresmian Masjid, Dihadiri NU dan Muhammadiyah
25 April 2026 09:00
Perkuat Sinergi Pendidikan Swasta Nasional, Rektor Unikama Hadiri Rakornas ALPTKSI 2026 di Jakarta
22 April 2026 05:00
Bersiap UKK Tahap II, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang H Kholiq Beberkan Program Kunci yang Sudah Dijalankan
21 April 2026 17:56
Heboh Surat Kaleng! Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Panggil BPJS Kesehatan Soal Dugaan Pemerasan Faskes
21 April 2026 15:33
Disorot Publik, Komisi I DPRD Kabupaten Malang Sebut Pelantikan Anak Bupati Jadi Kepala DLH Sesuai Meritokrasi
18 April 2026 18:00
Didukung Sekjen PKB dan Abah Kholiq, Fatayat NU Kabupaten Malang Bersama Perempuan Bangsa Gelar Fun Walk Sekaligus Tanam Pohon
Trending
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis
