Kota Batu Dipenuhi Atraksi Bantengan, Lebih dari 150 Sanggar Ramaikan Festival Bantengan Nuswantara 2026

2 Agustus 2026 18:25 2 Agt 2026 18:25

Nurul Aliyah, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kota Batu Dipenuhi Atraksi Bantengan, Lebih dari 150 Sanggar Ramaikan Festival Bantengan Nuswantara 2026

Penampilan kesenian bantengan yang menghibur di Kota Batu. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Festival Bantengan Nuswantara yang digelar di Kota Batu pada Minggu, 2 Agustus 2026 menjadi tempat berkumpul para seniman bantengan dari berbagai sanggar di Malang Raya. Telah berjalan selama 18 tahun, gelaran festival bantengan ini telah menghadirkan lebih dari 150 sanggar sebagai peserta dengan ribuan personel.

Festival bantengan hingga saat ini masih menjadi perayaan favorit masyarakat Malang Raya. Perpaduan antara musik tradisional dengan atraksi menggunakan kepala banteng yang terbuat dari kayu menciptakan suguhan yang cukup unik di Malang Raya.

Kehadiran Festival Bantengan Nuswantara tentunya sebagai ruang hiburan masyarakat Kota Batu yang suka menonton kesenian tradisional Malang ini. Tak hanya penampilan bantengan, festival ini juga menghadirkan penampilan kreasi pecut yang menggelegar.

Salah satu peserta asal Ngantang, Kabupaten Malang mengaku telah membawa 60 personel untuk menyuguhkan kreasi bantengan. Efendi, anggota tim dari Ngantang mengungkapkan jika hanya satu hari dalam mempersiapkan tim untuk bisa tampil maksimal di Festival Bantengan Nuswantara.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa bersama tim telah 4 kali mengikuti Festival Bantengan Nuswantara. Tentunya ini menunjukkan bahwa mereka sangat suka dalam menunjukkan seni tradisional Malangan ini. Efendi juga berharap agar ia bersama rekan-rekannya busa ikut memeriahkan Kota Batu dengan penampilan kesenian bantengan.

"Kita menyajikan bantengan saja. Kita sudah kurang lebih 4 kali. Harapannya kita ikut memeriahkan Kota Wisata Batu ini," tutur Efendi.

Sementara itu, festival bantengan ini juga menyajikan suguhan penampilan kreasi pecut yang disuguhkan oleh peserta dari Kota Batu. Khoirul, ketua tim mengungkapkan bahwa telah mempersiapkan tim dengan maksimal untuk tampil hari ini. Ia menyampaikan bahwa telah mengikuti Festival Bantengan Nuswantara sejak tahun 2019.

Bukan hanya menghias mobil, ia juga menyampaikan bahwa bersama tim telah mempersiapkan sejak hari Jumat. Ia juga mengatakan jika telah membawa 40 personel untuk memeriahkan festival bantengan yang digelar di Kota Batu. Ia juga berharap seni budaya ini bisa dilestarikan oleh generasi muda.

"Persiapannya mulai hari Jumat, kemudian merias mobil, yang dipersiapkan semua tampilan pecut. Kami sudah ikut sejak dari 2019, harapannya semoga sukses selalu dan kreasi seni tradisional bisa dilestarikan," ujar Khoirul.

Kegiatan Festival Bantengan Nuswantara, tentunya menjadi ruang yang disajikan untuk para pecinta seni budaya tradisional Malangan. Dengan kolaborasi bersama aparat kepolisian, kegiatan ini diupayakan untuk bisa berjalan lancar dengan ratusan tim dari seluruh daerah di Malang Raya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Festival Bantengan Nuswantara Kota Batu Kesenian Bantengan