Kawal Demo di Balai Kota Malang Hari Ini, Polisi Terjunkan 220 Personel Gabungan

21 Oktober 2026 09:32 21 Okt 2026 09:32

Kukuh Kurniawan, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kawal Demo di Balai Kota Malang Hari Ini, Polisi Terjunkan 220 Personel Gabungan

Poster seruan aksi unjuk rasa mengkritik 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang akan berlangsung di depan Balai Kota Malang pada Rabu, 21 Oktober 2026 siang (Foto : Instagram Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu)

KETIK, MALANG – Sebanyak 220 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu di depan Balai Kota Malang pada Rabu, 21 Oktober 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan penyampaian aspirasi elemen mahasiswa dan masyarakat tetap aman dan kondusif.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, pengerahan pasukan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian. Dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus menghormati hak konstitusional dalam menyampaikan pendapat di muka umum. 

"Untuk jumlah personel gabungan yang dikerahkan, menyesuaikan dengan jumlah massa aksi. Pengamanan harus dilakukan secara maksimal, agar kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib," jelasnya, Rabu, 21 Oktober 2026. 

Dirinya memerinci, ratusan personel gabungan yang diterjunkan di lapangan tersebut terdiri atas unsur kepolisian, TNI, hingga instansi terkait dari Pemkot Malang seperti Dishub maupun Satpol PP. 

"Unsur dari Kodim 0833/Kota Malang sebanyak 10 personel, Dishub Kota Malang 5 personel, Satpol PP Kota Malang 30 personel, Pemadam Kebakaran (Damkar) 5 personel, tenaga kesehatan dari Dinkes Kota Malang 5 personel dan Polresta Malang Kota 165 personel," bebernya. 

Ipda Lukman menyampaikan, bahwa pengamanan aksi demo dilakukan secara humanis dan persuasif serta tetap mengutamakan faktor keselamatan semua pihak.

"Tetap, kami mengedepankan langkah persuasif dan humanis dalam setiap tindakan di lapangan," tambahnya. 

Untuk mencegah terjadinya gesekan yang dapat memicu kericuhan, ia mengimbau para peserta aksi agar menyampaikan aspirasi dengan tertib. Serta jangan melakukan tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum.

"Kami juga mengimbau kepada massa aksi untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, tidak merusak fasilitas umum serta tidak menggangu aktivitas masyarakat," terangnya. 

Mengantisipasi terjadinya kepadatan dampak dari aksi unjuk rasa tersebut, Polresta Malang Kota juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Diketahui, konsentrasi massa akan berpusat di Jalan Tugu tepatnya di depan Balai Kota Malang dan Gedung DPRD Kota Malang. 

"Bagi pengguna jalan yang akan melintas, diharapkan untuk mencari jalur alternatif. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional melihat perkembangan kondisi yang terjadi di lapangan," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, elemen masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bangkit Bersatu akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Malang. Dalam aksinya itu, mereka menuntut evaluasi serta perbaikan terhadap kinerja pemerintah dalam momentum dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

Aksi tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB. Mereka akan datang dari berbagai penjuru dan langsung berkumpul di Jalan Tugu untuk berorasi.

Dalam aksinya nanti, massa berencana menyampaikan sejumlah poin penting meliputi tujuh tuntutan serta satu seruan kepada pemerintah. 

Untuk tuntutan pertama, yaitu pemerintah segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sebagai bencana nasional, pulihkan alam, cabut konsesi dan pulihkan hak korban.

Lalu tuntutan kedua, yaitu menaikkan upah pekerja dan memberikan pekerjaan yang layak termasuk menghapus sistem kerja kontrak dan alih daya (outsourcing). 

Selanjutnya tuntutan ketiga, menjalankan reforma agraria sejati serta mensejahterakan petani dan nelayan. Kemudian tuntutan keempat, massa meminta pemerintah menurunkan seluruh harga termasuk BBM dan pajak. 

Tuntutan kelima, mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan pemborosan APBN, naikkan subsidi dan fokus mensejahterakan rakyat. Lalu tuntutan keenam, mengembalikan militer ke barak dan bubarkan Batalyon Teritorial Pembangunan. 

Kemudian tuntutan ketujuh, mereka meminta pemerintah untuk mengadili para pelanggar HAM serta menghentikan impunitas. Dan yang terakhir, massa juga menyerukan untuk membangun Komite Rakyat, lawan penindasan, dan rebut kesejahteraan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kawal Aksi Demo 220 Personel Unsur Gabungan 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo Gibran Prabowo-gibran Balai Kota Malang Demo Balai Kota Malang demo malang Polresta Malang Kota