Iduladha 2026, Ribuan Hewan Kurban di Kota Malang Dipastikan Sehat

27 Mei 2026 15:20 27 Mei 2026 15:20

Lutfia Indah, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Iduladha 2026, Ribuan Hewan Kurban di Kota Malang Dipastikan Sehat

Hewan kurban di Kota Malang dipastikan sehat dan tidak cacat pada Iduladha 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang telah melakukan pemeriksaan sekitar 3.651 hewan kurban. Dari pemeriksaan tersebut dipastikan seluruh hewan kurban sehat dan nihil temuan penyakit. 

Pada Iduladha 2026 di Kota Malang terdapat 107 lapak penjualan hewan kurban. Terdiri dari 227 ekor sapi, 3.296 ekor kambing, dan juga 128 ekor domba. 

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang, Anton Pramujiono menjelaskan pemeriksaan dilakukan mulai 22-26 Mei 2026. Berbeda dengan tahun 2026, pada tahun 2025 lalu terdapat 110 lapak yang diperiksa oleh Dispangtan Kota Malang. 

Hewan-hewan yang sehat pun telah dilengkapi dwngan stiker penanda. Upaya tersebut untuk memastikan masyarakat tidak khawatir dalam melakukan pembelian hewan kurban. 

"Kemudian dari hasil pemeriksaan kemarin, didapatkan alhamdulillah semuanya sehat rata-rata. Jadi kemarin sudah dikasihkan stiker sehat, sehingga harapannya para pembeli yang mulai kemarin itu sudah bisa aman ya, terasa aman untuk membeli hewan kurbannya," ujarnya, Rabu 27 Mei 2026.

Tak hanya itu, hewan kurban yang dijualbelikan di Kota Malang pun dipastikan lengkap anggota tubuh dan tidak mengalami kecacatan. Hal tersebut disebabkan pemeriksaan yang rutin dilakukan, serta kesadaran para penjual. 

"Enggak ada cacat. Mungkin karena tahun kemarin pengalaman ada yang sakit terus kita afkirkan. Mungkin karena kita sudah rutin pemeriksaannya, itu mereka lebih sadar," lanjutnya. 

Kesadaran para pedagang membuat tidak ada penyelundupan terhadap hewan kurban yang sakit maupun cacat.

"Percuma kalau bawa yang sakit ya. Jadi begitu datang ada yang kelihatan cacat atau sakit, itu mungkin langsung dibawa balik ke asalnya," ujarnya. 

Anton menjelaskan lalu lintas hewan kini telah berbasis aplikasi yang disiapkan oleh Kementan. Perizinan untuk membawa masuk hewan kurban ke Kota Malang pun kini menjadi lebih mudah dan praktis. 

"Kemarin dari luar Malang, contoh dari Pamekasan. Pelaku usaha yang di sana minta izin ke kita melalui aplikasi untuk pengajuan sapi yang akan masuk ke Kota Malang. Setelah kita rekom dengan syarat sudah divaksin, terus hewan dalam kondisi sehat, mereka bisa membawa ke sini. Jadi di sana akan dibuatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal," pungkasnya. 

Tombol Google News

Tags:

Hewan Kurban Cacat Hewan Kurban Sehat Iduladha 2026 Iduladha Kota Malang Iduladha Kota Malang