KETIK, MALANG – Sejumlah warga yang menolak rencana pembangunan hotel dan apartemen di Kelurahan Blimbing melakukan hearing bersama Komisi C DPRD Kota Malang, Jumat, 2 Mei 2025. Dalam hearing tersebut, warga meminta agar Tim Pencari Fakta (TPF) segera dibentuk.
Hal tersebut disampaikan oleh salah satu warga, Centya WM. Ia menjelaskan bahwa tim tersebut dibentuk oleh DPRD Kota Malang usai mendengar keluhan warga terkait dugaan gratifikasi.
"Kami senang komisi akan menyalurkan aspirasi kami, DPRD Kota Malang akan membentuk TPF. Inginnya dibentuk secepatnya ditindaklanjuti. Ada dugaan gratifikasi yang diberikan ke banyak warga," ujarnya.
Menurutnya hanya perwakilan warga yang dipanggil untuk sosialisasi. Mereka juga telah meminta dokumen seperti kuesioner, buku absen, hingga dokumentasi pertemuan warga namun tak kunjung didapatkan.
"Menurut hemat kami ada dugaan gratifikasi, pembohongan publik, dugaan manipulasi data perizinan AMDAL. Kami minta dokumen warga sudah kesekian kalinya dalam forum atau tertulis itu belum dikembalikan," katanya.
Terlebih warga merasa tidak dilibatkan dalam proses Amdal yang kini sudah lewat masa tanggapan publik. Warga juga menolak bertemu dengan pengembang sebab khawatir berakhir dengan tawaran kompensasi maupun negosiasi.
"Hasil yang diharapkan ya penghentian baik secara proses perizinan maupun kegiatan apapun di lokasi. Penyusunan Amdal warga tidak dilakukan. Penempelan pengumuman saja per 13 Februari 2025, warga tahunya 14 Maret 2025 di banner kecil," jelasnya.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi menjelaskan dalam hearing dilakukan untuk mendengarkan duduk permasalahan, alasan penolakan, dan kronologi kasus. Persoalan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas komisi dan OPD.
"Kan tidak hanya Komisi C, ada Komisi A untuk perizinan, AMDAL di DLH, Amdalalin di Dishub, PBG di DPUPRPKP. Artinya kami akan menindaklanjuti dengan mengatur rakor dengan pihak terkait," ujarnya.
Warga dkatakan khawatir dengan dampak yang dirasakan langsung. Terlebih dari 5 RT, ada 3 RT yang berhimpitan langsung dengan lokasi pembangunan. Termasuk dengan potensi ketersediaan air dan masalah lain terkait pembangunan.
"Kami laporkan dulu pertemuan ini dengan Ketua DPRD sehingga segera bisa kita atur waktunya. Dari masyarakat juga sudah bersedia sehingga gak hanya parsial. Koordinasinya semua bisa terlibat, dari pihak pemangku wilayah, masyarakat, termasuk OPD terkait," tutupnya. (*)
Hearing di Komisi C DPRD Kota Malang, Warga Minta TPF Pembangunan Hotel Segera Dibentuk
2 Mei 2025 18:30 2 Mei 2025 18:30
Lutfia Indah, Gumilang
Redaksi Ketik.com
Warga Blimbing ketika selesai hearing bersama Komisi C DPRD Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Pembangunan Hotel Warga Blimbing Kota Malang DPRD Kota MalangBaca Juga:
Perpustakaan Keliling Sambangi Lapas Perempuan Malang, Warga Binaan Antusias Baca BukuBaca Juga:
Anggota Komisi A DPRD Kota Malang Sebut Kedekatan dengan Masyarakat Jadi Modal Utama Jelang Pemilu 2029Baca Juga:
Anggota DPRD Kota Malang H. Rokhmad Tekankan Aspirasi Masyarakat dalam Keputusan PolitikBaca Juga:
Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya MasyarakatBaca Juga:
Hidup Sunyi di Balik Tumpukan Sampah, Potret Getir Kuswoyo yang Terasing di Jantung Kota MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 April 2026 15:47
Proyek LSDP Diperkirakan Beroperasi 2027, DLH Kota Malang: Jadi Solusi Overload TPA Supit Urang
25 April 2026 12:41
Hadapi Musim Kemarau, DLH Kota Malang Atur Strategi Perawatan RTH dan Tanaman Hias
24 April 2026 18:22
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang
24 April 2026 18:17
Cek IPAL SPPG Sukun Gadang 2, Satgas Percepatan MBG Berikan Catatan
24 April 2026 16:57
Stok Sapi Lokal Seret, Pemkot Malang Pertimbangkan Datangkan Sapi Impor untuk Idul Adha
24 April 2026 16:29
Rumah Tak Layak Huni Kuswoyo Masuk Desil 6, Pemkot Malang Lakukan Ground Check
Trending
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis
