Audiensi di Polresta Malang Kota, YKTK dan KKJ Tolak Laga Arema VS Persebaya di Kanjuruhan

17 April 2026 16:24 17 Apr 2026 16:24

Kukuh Kurniawan, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Audiensi di Polresta Malang Kota, YKTK dan KKJ Tolak Laga Arema VS Persebaya di Kanjuruhan

Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK) bersama Keluarga Korban Kanjuruhan (KKJ) menyampaikan penolakannya terhadap rencana pertandingan derby Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan. Penolakan itu disampaikan secara langsung lewat audiensi yang digelar di Polresta Malang Kota, Kamis, 16 April 2026. (Foto: Humas Polresta Malang Kota)

KETIK, MALANG – Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK) bersama Keluarga Korban Kanjuruhan (KKJ) mendatangi Polresta Malang Kota pada Kamis, 16 April 2026 malam. 

Mereka menggelar aksi damai sekaligus menyampaikan penolakan terhadap rencana pertandingan Arema FC melawan Persebaya yang direncanakan akan digelar di Stadion Kanjuruhan pada 28 April mendatang.

Mereka disambut langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana yang kemudian mengajak perwakilan massa melakukan audiensi. Diketahui sebelumnya, YKTK dan KKJ juga menyampaikan aspirasinya di Gedung DPRD Kota Malang. 

Ketua YKTK, Devi Atok, secara tegas menolak pertandingan tersebut digelar di Stadion Kanjuruhan. Pasalnya, hal tersebut masih menyisakan trauma serta duka mendalam bagi keluarga korban. 

"Kami tegas menolak pertandingan Arema FC melawan Persebaya digelar di Stadion Kanjuruhan. Inilah yang kami sampaikan ke Kapolresta Malang Kota," jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, YKTK dan KKJ juga menyampaikan pernyataan sikap. Selain menolak pertandingan, mereka menilai upaya normalisasi pasca tragedi tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa terlebih jika didorong kepentingan komersial.

Mereka juga meragukan kesiapan aspek pngamanan. Sekaligus, mendesak agar lokasi pertandingan dipindahkan ke stadion lain yang dinilai lebih aman dan tidak memiliki beban psikologis.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengungkapkan, bahwa pihaknya terbuka terhadap seluruh aspirasi masyarakat.

"Kedatangan keluarga korban Kanjuruhan menjadi hal yang istimewa, terlebih menjelang pertandingan Arema FC melawan Persebaya. Kami menerima dan menampung aspirasi yang disampaikan," ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan, meski substansi aspirasi berkaitan dengan wilayah Kabupaten Malang, tetapi  pihaknya tetap memiliki tanggung jawab dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Malang Raya.

"Tugas kami adalah menjamin keamanan masyarakat Malang Raya. Sekaligus, kami juga menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi," pungkasnya.

Tombol Google News

Tags:

#PolrestaMalangKota #StadionKanjuruhan #DukaMendalam #Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan Keluarga korban kanjuruhan #YKTK KKJ Berita Malang Info Malang