KETIK, MALANG – Polres Malang akan menerjunkan personel gabungan dalam mengamankan laga antara Arema FC vs PSIM Yogyakarta. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Jumat, 22 Mei 2026 ini akan menerjunkan 1.000 personel gabungan.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengatakan, pengamanan laga penutup kompetisi tersebut disiapkan secara maksimal agar pertandingan berjalan aman dan kondusif.
“Kami mengimbau penonton agar tidak membawa flare, minuman keras, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya,” katanya.
Saat ini, pihaknya telah berkoordinasi terkait kesiapan pengamanan pertandingan pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026. Rapat koordinasi pengamanan tersebut digelar pada Selasa, 19 Mei 2026 di ruang rapat Polres Malang.
"Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan koordinasi lintas sektoral, antisipasi gangguan kamtibmas, hingga kesiapan personel pengamanan di seluruh zona stadion," katanya.
Taat mengaku sebanyak kurang lebih 1.000 personel gabungan disiapkan untuk pengamanan pertandingan. Personel tersebut terdiri dari unsur Polda Jatim, Polres Malang, TNI, hingga instansi terkait di lingkungan Pemkab Malang.
Dalam rakor tersebut, Polres Malang juga memetakan potensi kerawanan baik di dalam maupun di luar stadion, termasuk mengantisipasi penggunaan flare, minuman keras, maupun barang terlarang lainnya yang dibawa penonton.
Agar itu tidak terjadi, maka kata Taat, petugas pengamanan akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh penonton yang memasuki area stadion.
“Petugas pengamanan tetap melaksanakan pengecekan secara detail terhadap suporter yang akan memasuki stadion. Kami mengimbau agar tidak membawa flare, minuman keras, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya,” pungkasnya. (*)
