KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui usulan percetakan lahan sawah baru seluas 217 hektare kepada Kementerian Pertanian. Program ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, menyampaikan bahwa usulan tersebut telah diajukan dan diharapkan dapat segera direalisasikan pada tahun ini.
“Kami telah mengusulkan percetakan lahan sawah baru seluas 217 hektare kepada Kementerian Pertanian. Rinciannya, sekitar 100 hektare berada di Desa Cimanyangray, Kecamatan Gunungkencana, dan tambahan 117 hektare direncanakan di Kecamatan Cihara, Malingping, serta Cilograng,” ujar Rahmat kepada wartawan, Kamis, 23 April 2026.
Menurutnya, program ini difokuskan pada peningkatan produksi padi guna mendukung kemandirian pangan di daerah.
“Penanaman padi ini dalam rangka mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Lebak,” katanya.
Rahmat menambahkan, saat ini tahapan program masih dalam proses SID (Survey, Investigasi, dan Desain) sebagai langkah awal sebelum pelaksanaan fisik di lapangan.
“Untuk tahap cetak sawah, usulan penambahan saat ini masih dalam proses SID. Mudah-mudahan pelaksanaannya bisa dilakukan tahun ini, dan setelah selesai, kegiatan tanam juga dapat langsung dilaksanakan pada tahun yang sama,” jelasnya.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan luas lahan pertanian produktif serta kesejahteraan petani di wilayah Lebak.(*)
