KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2026.
Sejumlah ruas jalan kabupaten hingga jalan poros desa menjadi prioritas guna meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kepala Bidang Bina Marga pada DPUPR Kabupaten Lebak, Hamdan Sholeh, mengatakan salah satu proyek yang kini mulai menunjukkan progres signifikan adalah pembangunan ruas jalan Rangkasbitung (Aweh)–Gajrug.
“Pembangunan jalan Rangkasbitung (Aweh)–Gajrug yang dibangun secara bertahap sepanjang 3,5 kilometer dengan anggaran Rp11,6 miliar sudah mulai terlihat hasilnya. Ruas ini melintasi beberapa kecamatan seperti Kalanganyar, Sajira, dan Cipanas. Perlu kami tegaskan, ini bukan jalan nasional Rangkasbitung–Cigelung–Bogor,” ujar Hamdan kepada wartawan, Rabu 22 April 2026.
Selain ruas tersebut, Pemkab Lebak juga melakukan peningkatan dan perbaikan terhadap 11 ruas jalan kabupaten lainnya.
Di antaranya ruas Pasir Kuray–Cisitu–Cikidang–Cibabar sepanjang 500 meter dengan anggaran Rp1,4 miliar, Rangkasbitung–Sajira sepanjang 1,8 kilometer dengan anggaran Rp11,3 miliar, serta Leuwidamar–Pasar Kupa sepanjang 1,87 kilometer senilai Rp6,6 miliar.
Kemudian, ruas Jampang–Muncang sepanjang 190 meter dianggarkan Rp1,2 miliar, Kadubitung–Bujal sepanjang 1 kilometer Rp2,7 miliar, Cigoong–Pasir Melati sepanjang 1 kilometer Rp3,2 miliar, serta Cibungur–Sinangwangi sepanjang 1 kilometer dengan anggaran Rp2,8 miliar.
Tak hanya itu, pembangunan juga dilakukan pada ruas Cimao–Gunung Bungbang sepanjang kurang lebih 1 kilometer dengan anggaran Rp2,9 miliar, Palayangan–Mekarjaya sepanjang 850 meter Rp3,2 miliar, serta tambahan ruas sepanjang 500 meter dengan anggaran sekitar Rp700 juta.
Di sektor jalan desa, Pemkab Lebak turut mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 42 ruas jalan poros desa yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Bayah, Panggarangan, Cibeber, Gunungkencana, hingga Cikulur.
Beberapa di antaranya yakni ruas Warunglame–Garung di Desa Cimancak dan Bayah Timur, ruas Pamubulan–Cibeas hingga Ciburial, serta ruas Cikadu–Sirnagalih di Kecamatan Cibeber. Selain itu, terdapat pula pembangunan ruas Citorek Timur–Citorek Tengah, Gunungbatu–Cipinang, hingga Panauran–Paris di Desa Pasirbungur.
Proyek lainnya meliputi ruas Cimandiri–Cimuncang Girang di Desa Cibarengkok, Warunghaseum–Cibogo di Desa Malingping Utara, Babakan Pesantren–Pasirbuntu di Kecamatan Wanasalam, hingga Kadulapang–Jaraja di Kecamatan Cikulur dengan nilai anggaran mencapai Rp2,4 miliar.
Hamdan menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan tersebut mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan distribusi barang dan jasa di wilayah Kabupaten Lebak.
“Dengan peningkatan infrastruktur jalan, kami berharap konektivitas antarwilayah semakin baik dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*)
