Proyek Sekolah Rakyat Kediri Ditarget Rampung Juni, Disiapkan Tampung 1.080 Siswa

25 Mei 2026 20:44 25 Mei 2026 20:44

Angga Prasetya, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Proyek Sekolah Rakyat Kediri Ditarget Rampung Juni, Disiapkan Tampung 1.080 Siswa

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Senin, 25 Mei 2026. (Foto : Pemkot Kediri)

KETIK, KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri terus memacu pembangunan Sekolah Rakyat yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Semeru Gang II, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto itu ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026 dan siap menampung hingga 1.080 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turun langsung meninjau lokasi proyek pada Senin, 25 Mei 2026.

Didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu memeriksa sejumlah fasilitas mulai dari ruang kelas, asrama hingga sarana pendukung lainnya.

Sekolah Rakyat tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 52.537 meter persegi dengan kapasitas besar.

Rinciannya terdiri dari 18 rombongan belajar tingkat SD untuk 540 siswa, sembilan rombongan belajar SMP untuk 270 siswa, dan sembilan rombongan belajar SMA untuk 270 siswa.

Usai melakukan peninjauan, Vinanda Prameswati menyebut progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 64 persen.

Menurutnya, Pemerintah Kota Kediri ingin memastikan sekolah tersebut bisa segera digunakan karena proses pendaftaran calon siswa sudah mulai dibuka oleh Kementerian Sosial.

“Harapannya tahun ini anak-anak sudah bisa mulai sekolah di sini. Karena itu kami bersama Dinas Sosial dan OPD terkait ingin melihat secara langsung sejauh mana progres pembangunannya. Tadi kita lihat progresnya sudah mencapai 64 persen,” ujar Mbak Wali.

Ia menegaskan pembangunan sekolah tidak boleh hanya mengejar target waktu, tetapi juga harus mengutamakan kualitas bangunan demi kenyamanan dan keselamatan siswa.

“Yang sekolah di sini adalah anak-anak kita. Harapannya mereka mendapatkan pendidikan yang berkualitas, bisa sukses, dan ikut mengentaskan kemiskinan. Maka bangunannya harus aman, kualitasnya baik, sehingga anak-anak merasa nyaman dan kondusif saat belajar,” katanya.

Kepada pihak kontraktor, wali kota termuda di Kediri itu juga mengingatkan agar komitmen penyelesaian proyek tepat waktu benar-benar dipenuhi.

“Tadi mereka menyampaikan siap selesai tanggal 20 Juni. Kalau sudah janji, harus ditepati. Selain selesai tepat waktu, sarana prasarana dan kualitas bangunannya juga harus maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, kebutuhan terhadap Sekolah Rakyat dinilai cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Sosial, jumlah warga Kota Kediri kategori desil 1 dan 2 diperkirakan mencapai sekitar 1.100 orang.

Jumlah tersebut dinilai sebanding dengan kapasitas sekolah yang disiapkan pemerintah.

“Kalau melihat kapasitas sekolah ini sekitar 1.080 siswa, insyaallah cukup untuk menampung warga Kota Kediri yang tergolong desil 1 dan 2,” jelas Mbak Wali.(*)

Tombol Google News

Tags:

Sekolah Rakyat Kota Kediri Pemkot Kediri Mbak Wali Vinanda Prameswati Qowimuddin Thoha gus qowim Pendidikan Gratis Kelurahan Lirboyo Kecamatan Mojoroto pembangunan sekolah berita kediri info kediri