KETIK, KEDIRI – Jajaran pengurus PBV Sporta Muda Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri mengapresiasi kepedulian Pabrik Gula Ngadiredjo dalam merealisasikan program bina lingkungan.
Salah satu bantuan yang direalisasikan berupa tandon penampungan air bersih untuk mendukung aktivitas masyarakat di Lapangan Desa Tales.
Pembina PBV Sporta Muda, Budiarjo Setiawan mengatakan, realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PG Ngadiredjo itu dinilai memberikan manfaat langsung, khususnya bagi PBV Sporta Muda dan masyarakat yang menggunakan fasilitas lapangan untuk berbagai kegiatan.
Menurutnya tandon air menjadi kebutuhan mendesak untuk toilet serta menyediakan air bersih bagi warga yang hendak menjalankan ibadah.
"Kami masyarakat Desa Tales, khususnya PBV Sporta Muda mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PG Ngadiredjo," kata Budi di Lapangan Desa Tales saat memberangkatkan pemain Sporta Muda berkompetisi ke Kabupaten Nganjuk, Minggu 9 Agustus 2026.
Menurut Budi, bantuan tandon air bersih itu merupakan bagian dari kebutuhan yang sebelumnya disampaikan masyarakat ke pihak Humas PG Ngadiredjo saat bertemu dengan warga di Paguyuban Warkop Yumi Juli 2026 lalu.
Pembina Sporta Muda (kanan) saat diskusi bersama jajaran Humas PG Ngadiredjo (Foto: Angga/Ketik.com)
Selain tandon air, masyarakat mengusulkan penyediaan mushola non permanen, semacam boks yang dapat digunakan secara multifungsi.
"Kemudian bench pemain, sekaligus berfungsi sebagai tempat meeting wali atlet maupun tempat ngobrol masyarakat. Karena disini-kan tempat kumpul atau ruang terbuka publik, untuk jembatan komunikasi masyarakat dengan pemerintah desa maupun birokrasi," imbuhnya.
Budi menilai bantuan tandon air yang telah direalisasikan menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat hubungan antara masyarakat Desa Tales dengan PG Ngadiredjo. Berdasarkan informasi yang ia terima, Budi menyebut PG Ngadiredjo bakal merealisasikan usulan warga secara bertahap.
"Kami diminta untuk bersabar karena sejumlah usulan akan direalisasikan secara bertahap. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama cepat direalisasikan," ujarnya.
Mewakili tokoh masyarakat Desa Tales, pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu berharap program bina lingkungan PG Ngadiredjo dapat menyasar sektor yang lebih luas.
Apalagi Desa Tales menjadi wilayah terdekat aktivitas PG Ngadiredjo. Budi menyebut, saat musim giling, aktivitas angkutan tebu turut meningkat, termasuk kendaraan pengangkut tebu dari arah Malang maupun Blitar yang melintas jalan Desa Tales menuju pabrik.
"Harapan kami ke depan, karena Desa Tales ini merupakan ring satu desa terdampak, kemungkinan polusi udara juga dampak-dampak lain. Harapan kami ada perluasan sektor bina lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, seperti misalnya mendukung kegiatan dibidang olahraga, " kata dia.
Untuk bidang olahraga, ia mengatakan selama ini belum banyak bantuan sarana olahraga yang diterima masyarakat dari PG Ngadiredjo.
Karena itu, pihaknya berharap perhatian terhadap lingkungan sekitar tidak hanya menyentuh pembangunan fisik umum, tetapi turut mencakup kebutuhan masyarakat di bidang olahraga dan fasilitas pendukungnya.
Meski demikian, Budi menegaskan bahwa masyarakat tetap mengapresiasi bantuan yang telah diberikan. Tandon air yang kini tersedia di lapangan Desa Tales menjadi salah satu bentuk nyata manfaat program TJSL yang dapat langsung digunakan masyarakat.
"Dalam rangka itu, kami juga tidak menutup mata, sudah ada beberapa bantuan yang kami saksikan langsung. Contohnya adalah tandon air bersih untuk PBV Sporta Muda khususnya, dan umumnya untuk warga yang melakukan aktivitas olahraga di lapangan Desa Tales," pungkasnya.(*)
