Napak Tilas di Tambakberas, Senator Lia Istifhama Kenang Jejak Ayah dan Sejarah Berdirinya NU

4 Agustus 2026 10:02 4 Agt 2026 10:02

Hanifuddin Musa, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Napak Tilas di Tambakberas, Senator Lia Istifhama Kenang Jejak Ayah dan Sejarah Berdirinya NU

Ning Lia saat bersilaturahmi dan napak tilas ke Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang. (Foto: dok.B59)

KETIK, JOMBANG – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang pada 27-31 Agustus 2026, Senator DPD RI Lia Istifhama melakukan kunjungan ke pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Kunjungan yang digelar pada Minggu, 2 Agustus 2026 ini, bukan sekadar silaturahmi menjelang agenda besar NU. Kedatangannya menjadi momen refleksi sejarah sekaligus mengenang perjalanan sang ayah, KH. Masykur Hasyim, yang pernah menimba ilmu di pesantren tersebut setelah sebelumnya belajar di Pondok Pesantren Canga'an, Bangil.

Dalam kesempatan itu, Ning Lia bersilaturahmi dengan Bu Nyai Mundjidah Wahab, putri KH. Wahab Chasbullah, salah satu pendiri NU sekaligus pendiri Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Dalam kesempatan itu, ia mengaku bahagia lantaran bisa napak tilas di tempat sang ayah yang pernah menimpa ilmu di sini.

"Alhamdulillah, hari ini saya bisa Napak tilas sejarah NU di Tambakberas. Ini juga sekaligus napak tilas spiritual bagi saya, sebab ayah saya pernah menimba ilmu di sini," tutur Ning Lia.

Menurut Ning Lia, pertemuannya dengan Bu Nyai Mundjidah Wahab memberikan banyak inspirasi, terutama terkait kepemimpinan, pengabdian kepada masyarakat, serta menjaga kesehatan agar tetap produktif di usia lanjut.

Ia mengaku kagum melihat sosok Bu Mun yang tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan meski telah memasuki usia sepuh.

Semangat tersebut dinilai menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya para politisi yang ingin terus hadir di tengah masyarakat.

"Beliau memberi pelajaran penting bagi saya sebagai politisi muda, bagaimana merawat umat itu dimulai dari merawat diri. Saya beruntung mendapatkan resep minuman sehat yang selama 30 rutin beliau minum," tutur Senator cantik ini.

Ning Lia juga menyampaikan apresiasinya terhadap perjalanan Bu Nyai Mundjidah Wahab yang tetap istiqamah mengabdi setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Bupati Jombang periode 2018-2023.

Selepas berbincang, Ning Lia menyempatkan diri menyusuri sejumlah kawasan di kompleks Pesantren Tambakberas. Kehadirannya disambut hangat para santri yang kemudian mendapatkan pesan motivasi tentang pentingnya menuntut ilmu dan berani memiliki cita-cita besar.

Di hadapan para santri, Ning Lia menceritakan perjalanan keluarganya yang memiliki ikatan sejarah dengan Tambakberas. Ia berharap para santri tidak membatasi mimpi dan terus berkontribusi untuk masyarakat.

"Almarhum Ayah saya alumni santri Tambakberas, beliau menjadi anggota Dewan. Alhamdulillah, saya putrinya, saat ini menjadi Anggota DPD RI mewakili Jawa Timur. Kalian semua juga bisa menjadi apa pun yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara," pungkas Ning Lia.

Napak tilas tersebut menjadi pengingat bahwa pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga melahirkan banyak tokoh yang berperan dalam kehidupan sosial, politik, dan kebangsaan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Napak tilas Ning Lia Muktamar NU ke-35 Tambakberas jombang