KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat pemerataan layanan publik dengan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) di sejumlah wilayah. Fasilitas ini diposisikan sebagai “Pemkab Mini” guna mendekatkan layanan kepada masyarakat di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pemerataan layanan menjadi prioritas, mengingat luasnya wilayah Jember dengan karakter geografis yang beragam. Ia menyampaikan hal itu dalam acara Pro Gus’e, Kamis malam, 23 April 2026di RSD dr Soebandi.
"Kita sadar bahwa Jember adalah kabupaten besar. Penduduk Jember ada di pegunungan, pinggir kebun, pinggir di pantai dan juga di perkotaan. Mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan publik," kata pria yang karib disapa Gus Fawait ini, saat hadir di acara Pro Gus’e, Kamis malam, 23 April 2026di RSD dr Soebandi.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Jember telah meluncurkan MPP di tiga kecamatan, yakni Jombang, Tanggul, dan Mayang. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah memproses pembentukan MPP di Kecamatan Kalisat.
Keberadaan MPP ini dirancang sebagai solusi untuk memangkas jarak layanan. Warga yang sebelumnya harus datang ke kantor dinas di pusat kota, kini dapat mengurus berbagai keperluan administrasi lebih dekat dari tempat tinggal mereka.
Menurut Fawait, MPP berfungsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten di tingkat kecamatan. Konsep “Pemkab Mini” ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
"Saya anggap itu merupakan perwakilan dari daerah-daerah, yang paling jauh sudah kita berikan di tempat-tempat itu," tegasnya.
Beragam layanan telah disiapkan di MPP, mulai dari administrasi kependudukan, perbaikan data, hingga pembayaran pajak. Dengan layanan terintegrasi tersebut, masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah kantor untuk menyelesaikan urusan administratif.
Pemerintah berharap kehadiran MPP dapat meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap layanan publik. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan keadilan layanan bagi seluruh warga Jember, tanpa terkecuali.
