Hardiknas 2026 di Jember Tampil Beda, Dispendik Gelar Pameran Karya Siswa dan Guru

11 Mei 2026 18:03 11 Mei 2026 18:03

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Hardiknas 2026 di Jember Tampil Beda, Dispendik Gelar Pameran Karya Siswa dan Guru

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, saat membuka acara pameran pendidikan bertajuk "Transformasi Pendidikan Berbasis Cinta Anak" di Aula Griya Wiyata, Senin, 11 Mei 2026, (Foto: Istimewa/Diskominfo Pemkab Jember)

KETIK, JEMBER – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Jember berlangsung dengan konsep berbeda. Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar pameran karya siswa dan guru di Aula Griya Wiyata, Senin, 11 Mei 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas tahun ini.

Pameran tersebut menampilkan beragam hasil kreativitas dari berbagai jenjang pendidikan di Jember. Karya yang dipamerkan meliputi produk UMKM, kerajinan tangan, pertanian, perikanan, hingga inovasi berbasis lingkungan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, mengatakan kegiatan itu menjadi ruang untuk menunjukkan potensi dan kreativitas pelajar di Jember.

“Kami ingin menunjukkan bahwa karya anak-anak Jember luar biasa dan tidak kalah dengan karya orang dewasa,” ujar Arief.

Menurutnya, konsep pameran disusun berdasarkan karakter wilayah dan potensi daerah di Kabupaten Jember. Karena itu, panitia membagi area pameran ke dalam beberapa klaster seperti perkotaan, perkebunan, pertanian, hingga perikanan.

“Ini mewakili kondisi geografis dan potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Jember,” katanya.

Arief menjelaskan peringatan Hardiknas tahun ini sengaja dibuat lebih dekat dengan masyarakat dan tidak hanya berisi kegiatan seremonial semata. Ia menyebut konsep tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati Jember Muhammad Fawait.

“Atas arahan Gus Bupati, peringatan Hardiknas tidak melulu seremonial. Kemarin ada talk show, sekarang ada gelar karya siswa dan guru,” jelasnya.

Pameran tersebut melibatkan berbagai lembaga pendidikan mulai tingkat TK, RA, SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MA, hingga SLB dan PKBM. Masyarakat pun diberi kesempatan untuk melihat langsung hasil karya para siswa dan guru.

“Masyarakat dipersilakan datang melihat hasil karya anak-anak Jember mulai pukul 07.00 sampai 15.00 WIB,” ucap Arief.

Selain pameran karya, acara tersebut juga menampilkan pertunjukan tari bernuansa Tionghoa. Menurut Arief, penampilan itu menjadi simbol keberagaman dan semangat toleransi di Kabupaten Jember yang multietnis dan multikultural.

“Jember ini multietnis dan multikultural. Tidak boleh ada intoleransi, bullying, maupun isu sara,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Arief juga menyinggung program revitalisasi sekolah di Jember pada 2026 yang mencapai 124 titik. Program tersebut memperoleh dukungan anggaran hampir Rp90 miliar dari pemerintah pusat.

“Total anggarannya hampir Rp90 miliar dari kementerian. Itu bukan dari APBD,” pungkasnya.

Ia menambahkan dukungan revitalisasi tersebut merupakan hasil upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun sektor pendidikan menuju Jember baru yang lebih maju. (*)

Tombol Google News

Tags:

Hardiknas 2026 Jember Pameran Karya Siswa Jember Dinas Pendidikan Jember Arief Tjahyono Revitalisasi Sekolah Jember Pendidikan Multikultural Jember Karya Siswa Dan Guru Jember