KETIK, JAKARTA – WhatsApp sedang menguji fitur baru yang berpotensi membuat daftar percakapan pengguna lebih rapi. Platform perpesanan milik Meta itu dikabarkan bakal memindahkan pesan dari perusahaan besar ke folder khusus bernama Offers & Updates, sehingga tidak lagi memenuhi daftar chat utama.
Mengutip TechCrunch, fitur tersebut dirancang untuk mengurangi kepadatan ruang obrolan akibat banyaknya pesan promosi, kode diskon, hingga pembaruan status pengiriman yang dikirim oleh akun bisnis.
Pesan-pesan tersebut nantinya akan dipindahkan secara otomatis setelah berada di daftar chat utama dalam jangka waktu tertentu. WhatsApp disebut masih menguji beberapa pilihan durasi, dengan batas waktu paling lama mencapai 24 jam.
Meski demikian, pengguna tetap diberikan kebebasan untuk menonaktifkan fitur tersebut melalui menu pengaturan aplikasi apabila ingin seluruh pesan bisnis tetap muncul di daftar percakapan utama.
Namun, pengguna tampaknya tidak akan bisa menentukan sendiri kapan pesan dipindahkan. Pilihan durasi sepenuhnya mengikuti opsi yang disediakan WhatsApp atau fitur tersebut dinonaktifkan sepenuhnya.
Pada tahap awal, sistem ini hanya berlaku untuk pesan dari perusahaan besar, seperti bank, maskapai penerbangan, dan layanan berskala nasional. Sementara itu, pesan dari akun pribadi maupun pelaku usaha kecil masih tidak terdampak oleh mekanisme pemindahan otomatis tersebut.
Meski demikian, WhatsApp disebut masih membuka peluang memperluas cakupan fitur ini pada pengembangan berikutnya. Bukan tidak mungkin, pesan dari bisnis kecil juga akan dipindahkan ke folder Offers & Updates di masa mendatang.
Jika resmi dirilis secara global, fitur tersebut diperkirakan menjadi solusi bagi pengguna yang setiap hari menerima banyak pesan promosi. Daftar chat utama pun akan tetap bersih tanpa harus menghapus percakapan penting dari akun bisnis. (*)
