KETIK, JAKARTA – Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Sebagai awal tahun dalam kalender Hijriah, bulan ini menjadi momentum bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah, melakukan introspeksi diri, serta memperbanyak amal kebaikan.
Berbagai amalan sunnah dianjurkan untuk menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah dan mengisi bulan Muharram dengan kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Berikut 10 amalan Muharram yang dianjurkan:
1. Memperbanyak Puasa Sunnah
Muharram dikenal sebagai salah satu bulan terbaik untuk berpuasa sunnah setelah Ramadan.
Puasa yang paling utama adalah Puasa Asyura pada 10 Muharram, yang dianjurkan didampingi Puasa Tasu'a pada 9 Muharram.
2. Memperbanyak Doa
Pergantian tahun Hijriah menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak doa dan memohon kebaikan, keselamatan, serta keberkahan kepada Allah SWT.
Dzikir dan doa perlindungan seperti Hasbunallah wanimal wakil untuk memohon perlindungan juga dianjurkan untuk dibaca secara rutin.
3. Muhasabah dan Bertaubat
Awal tahun baru Islam menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir serta memperbanyak taubat atas kesalahan dan dosa yang telah dilakukan.
4. Membaca Al-Qur'an
Meningkatkan interaksi dengan Al-Qur'an menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur'an dapat menjadi bekal spiritual dalam menjalani tahun yang baru.
5. Bersedekah
Memberikan bantuan kepada fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa merupakan amalan mulia yang dianjurkan selama bulan Muharram. Sedekah juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial.
6. Meningkatkan Ibadah Sholat
Selain menjaga sholat wajib, umat Muslim dianjurkan memperbanyak sholat sunnah seperti Tahajud, Taubat, Hajat, dan Dhuha sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.
7. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Mengisi hari-hari Muharram dengan dzikir, sholawat, dan istighfar dapat membantu membersihkan hati serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
8. Menyambung Silaturahmi
Menjalin hubungan baik dengan keluarga, kerabat, sahabat, dan tetangga menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, termasuk pada bulan Muharram.
9. Memperluas Nafkah untuk Keluarga
Sebagian ulama menganjurkan memberikan nafkah dan hidangan yang lebih baik kepada keluarga pada hari Asyura sebagai bentuk syukur dan upaya mempererat kebersamaan keluarga.
10. Melakukan Berbagai Amal Kebaikan
Muharram juga dapat diisi dengan berbagai amalan sunnah dan kebaikan lainnya, seperti membantu sesama, mengunjungi orang tua, menghormati ulama, dan memperbanyak perbuatan yang bermanfaat.
Itulah amalan yang dianjurkan di Bulan Muharram. Karena Muharram bukan sekadar pergantian kalender Islam, tetapi juga menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan mengisi Muharram melalui berbagai amalan sunnah dan kebaikan, diharapkan tahun baru Hijriah menjadi awal yang penuh keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. (*)
.png)