Hasil Piala Dunia 2026: Sejarah Tanjung Verde Tahan Imbang Spanyol 0-0

16 Juni 2026 06:26 16 Jun 2026 06:26

M. Rifat, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Hasil Piala Dunia 2026: Sejarah Tanjung Verde Tahan Imbang Spanyol 0-0

Para pemain Tanjung Verde usai laga kontra Spanyol di Stadion Atlanta, 16 Juni 2026. (Foto: FIFA)

KETIK, JAKARTA – Debutan Piala Dunia FIFA, Tanjung Verde, menampilkan performa luar biasa untuk mengamankan hasil imbang 0-0 melawan salah satu raksasa sepak bola dunia, Spanyol, pada laga penyisihan grup H Piala Dunia 2026 di Stadiona Atlanta, Amerika Serikat, Selasa dini hari 16 Juni 2026.

Negara dengan populasi sedikit di atas 500.000 jiwa itu mampu bertahan menghadapi tim bertabur bintang asuhan Luis de la Fuente, mencatatkan hasil yang akan menggema di seluruh dunia sepak bola.

Tanjung Verde tampil sangat terorganisasi dari lini belakang hingga depan. Meskipun Spanyol, seperti yang diperkirakan, mendominasi penguasaan bola, mereka dibuat frustrasi dalam sebagian besar pertandingan oleh lawan yang bermain penuh semangat dan determinasi tinggi.

Peluang terbaik La Roja pada babak pertama hadir ketika Ferran Torres melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang setelah menerima umpan dari Marc Cucurella.

Bola pantul mengarah ke Mikel Oyarzabal yang langsung menyundulnya, tetapi mampu digagalkan oleh penyelamatan gemilang Vozinha. Kiper Tanjung Verde yang telah berusia 40 tahun itu tampil luar biasa dan kembali melakukan penyelamatan spektakuler untuk menepis sundulan Aymeric Laporte tepat menjelang turun minum.

Blue Sharks juga beberapa kali melakukan serangan ke sepertiga akhir lapangan lawan, memberikan kesempatan bagi lini pertahanan mereka untuk sedikit bernapas.

Pada awal babak kedua, Fabian Ruiz melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang melambung di atas mistar. Namun, gelombang serangan Spanyol yang masif tak kunjung terwujud karena Tanjung Verde terus bertahan dengan disiplin.

Pada menit ke-71, De la Fuente memasukkan Lamine Yamal dari bangku cadangan. Kehadiran sensasi remaja tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan. Serangan Spanyol menjadi lebih dinamis dan sulit diprediksi, tetapi Tanjung Verde mampu meredam pergerakannya dengan baik sehingga peluang emas tetap sulit tercipta.

Oyarzabal kembali memperoleh kesempatan menjelang akhir laga, namun tembakannya melenceng dari sasaran. Tanjung Verde pun berhasil mempertahankan hasil imbang dan meraih satu poin bersejarah. (*)

Tombol Google News

Tags:

Tanjung Verde Spanyol Piala Dunia 2026