Kemkomdigi Gandeng BUMN Siapkan Jalur Karier Talenta AI

24 Juli 2026 00:05 24 Jul 2026 00:05

M. Rifat, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kemkomdigi Gandeng BUMN Siapkan Jalur Karier Talenta AI

Wamenkomdigi Nezar Patria dan Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital Komdigi Said Mirza Pahlevi saat melakukan pertemuan dengan Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Tedi Bharata beserta jajaran di Gedung BP BUMN, Jakarta Pusat. (Foto: Humas Kemkomdigi)

KETIK, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Badan Pengelola BUMN membangun jalur karier bagi talenta kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) melalui integrasi program AI Talent Factory dengan AI Talent Pool BUMN. Kolaborasi ini ditujukan untuk mempercepat penyerapan talenta AI nasional sekaligus memenuhi kebutuhan transformasi digital di lingkungan perusahaan milik negara.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan, AI Talent Factory dirancang tidak hanya sebagai program pelatihan, tetapi juga sebagai wadah mencetak talenta yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi dunia industri. "Ini bukan trial and error, tapi kita mau kasih solusi," tegas Wamen Nezar saat bertemu Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN Tedi Bharata di Kantor Badan Pengelola BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).

Menurut Nezar Patria, AI Talent Factory dikembangkan untuk menjawab kebutuhan talenta digital nasional melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pusat keunggulan (center of excellence), dan perusahaan teknologi.

Dalam program tersebut, peserta tidak hanya mempelajari teknologi AI, tetapi juga mengerjakan berbagai use case yang berasal dari kebutuhan riil pemerintah maupun industri sehingga solusi yang dihasilkan dapat langsung diterapkan. "Kita buka link-nya dengan berbagai macam pihak dan kita mengerjakan sejumlah use cases," ujarnya.

Ia menilai kerja sama dengan Badan Pengelola BUMN menjadi langkah strategis agar hasil pembelajaran para peserta tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlanjut menjadi pengalaman profesional yang mendukung peningkatan produktivitas perusahaan.

Melalui integrasi dengan AI Talent Pool BUMN, lulusan AI Talent Factory dipersiapkan untuk terlibat dalam berbagai proyek pengembangan AI di perusahaan-perusahaan BUMN sesuai kebutuhan masing-masing sektor. "Anak-anak muda kita semangat, dia tahu selama belajar ini ada ekosistem yang bisa menampung mereka," kata Nezar.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Komdigi, Said Mirza Pahlevi menjelaskan AI Talent Factory merupakan skema pengembangan talenta AI tingkat lanjut yang menyeleksi peserta secara ketat dari berbagai perguruan tinggi.

Para peserta memperoleh pembelajaran mendalam mengenai large language model (LLM), pengembangan model AI, hingga penyelesaian persoalan nyata melalui pendampingan dosen, praktisi industri, dan pakar AI dari perusahaan teknologi global. "Tujuannya adalah mencetak talenta AI yang praktisional, bukan yang biasa," jelas Said Mirza.

Menurutnya, program tersebut didukung platform pembelajaran digital yang menghubungkan proses peningkatan kompetensi dengan kebutuhan industri secara menyeluruh.

Setelah menyelesaikan pelatihan dan sertifikasi, peserta akan masuk ke dalam talent pool yang mempertemukan mereka dengan peluang kerja di berbagai sektor.

Melalui kolaborasi dengan Badan Pengelola BUMN, Komdigi berharap AI Talent Factory menjadi jalur strategis dalam mempercepat lahirnya talenta AI nasional yang siap kerja, sekaligus mendukung percepatan transformasi digital dan peningkatan daya saing perusahaan-perusahaan BUMN. "Kami memiliki platform yang menghubungkan end to end, dari awal belajar sampai menghubungkan mereka dengan dunia kerja," pungkas Said Mirza.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kemkomdigi Artificial Intelegence AI loker bumn Lowongan Kerja