Masady Manggeng, Mantan Ketua OSIS STM Masuk Pimpinan Pusat GNTI, Bakal Dilantik Megawati

19 Juli 2026 15:29 19 Jul 2026 15:29

T. Rahmat

Editor
Thumbnail Masady Manggeng, Mantan Ketua OSIS STM Masuk Pimpinan Pusat GNTI, Bakal Dilantik Megawati

Masady Manggeng, politisi PDI Perjuangan asal Aceh yang bakal dilantik menjadi pimpinan PP GNTI di Jakarta. (Foto: Dok Pribadi for Ketik)

KETIK, JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan asal Aceh Barat Daya, Masady Manggeng, dipercaya bergabung dalam jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia (PP-GNTI). Pengukuhan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 21 Juli 2026, di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dan akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Kepercayaan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengabdian Masady yang telah lama berkecimpung di bidang kemaritiman, pemberdayaan masyarakat pesisir, serta politik kerakyatan. Lulusan SMK Negeri 2 (STM) Meulaboh Jurusan Teknik Gambar Bangunan Tahun 2004 itu dikenal telah menapaki jenjang kepemimpinan sejak usia muda, ketika dipercaya menjadi Ketua OSIS periode 2002–2003.

Pelantikan jajaran PP-GNTI merupakan bagian dari penguatan organisasi sayap PDI Perjuangan dalam memperjuangkan kepentingan nelayan, petani, dan masyarakat pesisir. Kehadiran organisasi ini diharapkan semakin memperkuat perjuangan terhadap lahirnya kebijakan yang berpihak pada sektor kelautan, perikanan, pertanian, dan ketahanan pangan nasional.

Kepastian pengukuhan tersebut tertuang dalam Surat Undangan DPP PDI Perjuangan Nomor 1303/IN/DPP/VII/2026 tanggal 17 Juli 2026 tentang Pelantikan Pengurus Badan dan Sayap Pusat Partai. Dalam lampiran surat itu, nama Masady Manggeng tercantum sebagai salah satu jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia.

Masady menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, kepercayaan tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kesejahteraan nelayan Indonesia.

"Ini bukan sekadar kepercayaan organisasi, tetapi amanah untuk memastikan suara nelayan benar-benar hadir dalam setiap proses perumusan kebijakan. PP-GNTI harus menjadi organisasi yang mengawal kepentingan nelayan, memperjuangkan hak-haknya, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir," ujarnya.

Ia menilai Indonesia sebagai negara kepulauan harus menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai prioritas pembangunan nasional.

Menurutnya, nelayan merupakan garda terdepan kemakmuran sekaligus penjaga kedaulatan bangsa. Karena itu, negara harus menghadirkan kebijakan yang memberikan perlindungan, kemudahan akses terhadap sarana produksi, hingga jaminan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Masady juga menegaskan PP-GNTI harus hadir sebagai jembatan antara aspirasi nelayan dengan pemerintah, sekaligus menjadi mitra yang kritis dan konstruktif dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Ia berharap pengukuhan jajaran Pimpinan Pusat PP-GNTI menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah, membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta melahirkan program-program nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan nelayan, petani, dan masyarakat pesisir.

Untuk diketahui bahwa Masady Manggeng merupakan politisi PDI Perjuangan asal Aceh Barat Daya yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam dunia kepemimpinan, kemaritiman, organisasi, dan advokasi kebijakan publik.

Lahir sebagai sosok yang aktif berorganisasi sejak usia sekolah, Masady mengawali perjalanan kepemimpinannya saat menjadi Ketua OSIS SMK Negeri 2 (STM) Meulaboh periode 2002–2003. Ia menyelesaikan pendidikan di Jurusan Teknik Gambar Bangunan pada tahun 2004.

Selepas STM, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Riau dan aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Di kampus, ia dipercaya sebagai Ketua Umum Badan Otorita Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Riau, yang menjadi awal kiprahnya memperjuangkan pembangunan sektor kelautan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Pada tingkat nasional, Masady kemudian terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia (HIMITEKINDO) Periode 2007–2009. Di bawah kepemimpinannya, organisasi tersebut aktif mengembangkan forum ilmiah, advokasi kebijakan, serta penguatan sumber daya manusia di bidang kelautan.

Ia juga menjadi Ketua Panitia Pendirian dan Kongres Pertama Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), organisasi profesi yang menghimpun akademisi dan praktisi kelautan untuk mendukung pembangunan maritim nasional.

Pada tahun 2014, Masady menjadi salah satu Deklarator Forum Maritim Hebat (FMH). Melalui program "Blusukan 1.000 Pulau", forum tersebut menyerap aspirasi masyarakat pesisir dan nelayan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bahan rekomendasi kebijakan pembangunan maritim.

Pengalamannya di bidang kemaritiman mengantarkannya dipercaya sebagai Komite Bidang Kemaritiman DPP PDI Perjuangan Periode 2014–2019, yang berkontribusi dalam penyusunan gagasan strategis partai mengenai pembangunan sektor kelautan, perikanan, ekonomi maritim, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Sebagai kader partai, Masady juga merupakan Alumni Diklat Kader Pratama PDI Perjuangan Jakarta Timur, yang memperkuat pemahaman ideologi Pancasila, Trisakti Bung Karno, dan semangat kerakyatan.

Pada Pemilu 2024, ia maju sebagai Calon Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Aceh II.

Meski belum memperoleh kursi di parlemen, ia tetap aktif memperjuangkan isu-isu strategis melalui organisasi dan advokasi kebijakan, khususnya perlindungan nelayan, pembangunan kawasan pesisir, ketahanan pangan, serta penguatan ekonomi maritim.

Kini, kepercayaan untuk bergabung dalam PP-GNTI menjadi kelanjutan dari perjalanan panjang pengabdiannya. Dengan pengalaman kepemimpinan sejak bangku sekolah, kiprah sebagai aktivis kelautan nasional, penggerak organisasi profesi, kader ideologis partai, hingga pengabdian di dunia politik, Masady Manggeng diharapkan mampu membawa PP-GNTI semakin kuat dalam mengawal kepentingan nelayan, petani, dan masyarakat pesisir menuju Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan sejahtera. (*)

Tombol Google News

Tags:

Masady Manggeng Jakarta GNTI PDI Perjuagan Nelayan Tani Nelayan tani Pertanian partai