KETIK, TULUNGAGUNG – DPC PKB Kabupaten Tulungagung menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang dirangkaikan dengan pengukuhan jajaran pengurus di Barata Convention Hall pada Minggu 4 Oktober 2026 siang.
Momentum ini menjadi pijakan krusial bagi PKB Tulungagung dalam memperkokoh konsolidasi internal sekaligus merumuskan arah kebijakan politik jangka panjang menuju kontestasi Pemilu 2029.
Dalam tatanan strategisnya, Ketua DPC PKB Kabupaten Tulungagung, H. A. Ali Munip, menegaskan bahwa Muskercab kali ini berfokus pada tiga pilar utama yakni orientasi politik yang diawali dengan silaturahmi kelembagaan, pengukuhan struktur kepengurusan DPC, serta perumusan kerangka kerja prioritas organisasi.
“Agenda Muskercab ini mencakup tiga ranah penting. Pertama, orientasi dan penyamaan visi politik pengurus yang dibingkai dalam silaturahmi. Kedua, pengukuhan resmi seluruh jajaran DPC PKB Kabupaten Tulungagung. Ketiga, perumusan agenda kerja taktis organisasi,” ujar Ali Munip.
Ia menggarisbawahi bahwa konsolidasi yang solid merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai target politik partai, baik melalui penguatan sinergi internal maupun kolaborasi lintas sektor.
Pascapengukuhan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, seluruh jajaran pengurus diinstruksikan untuk segera mengimplementasikan program kerja secara berkesinambungan.
“Pasca pengukuhan oleh DPW, seluruh jajaran pengurus dituntut untuk langsung melangkah dan bekerja secara berkesinambungan hingga bermuara pada kontestasi politik 2029,” tegasnya.
Selain pemantapan agenda internal, Ali Munip juga menegaskan komitmen PKB dalam mengawal jalannya roda pemerintahan daerah.
Menurutnya, peran legislasi tidak sebatas menjalankan fungsi kontrol atau kritik, melainkan harus hadir memberikan gagasan konstruktif dan solusi nyata bagi kemaslahatan masyarakat.
“PKB mengedepankan pendekatan konstruktif, tidak sekadar mengkritik, tetapi menghadirkan solusi konkret. Sinergi yang harmonis antara jajaran legislatif, khususnya fraksi PKB, dengan pemerintah daerah akan menjadi fondasi utama mewujudkan Tulungagung yang lebih sejahtera dan berkemajuan,” tambahnya.
Hadirnya jajaran ulama dan pimpinan daerah makin menegaskan legitimatik dan khidmatnya perhelatan tersebut. Turut hadir di antaranya Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Timur Kiai Muhsin Gozali, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Tulungagung KH. Abu Said, perwakilan DPW PKB Jawa Timur Muhammad Solihun Uman, serta Plt. Bupati Tulungagung.
Kehadiran Ketua PCNU Tulungagung KH. Hafiz Ahmadi bersama para kiai, jajaran pengurus, kader, dan tokoh masyarakat kian memperkuat basis spiritual dan sosial partai.
Melalui penyelenggaraan Muskercab ini, seluruh jajaran DPC PKB Kabupaten Tulungagung diharapkan mampu menjalankan setiap keputusan strategis secara konsisten dan penuh tanggung jawab sebagai pijakan bersama dalam memperkokoh eksistensi partai di masa mendatang. (*)
