KETIK, TULUNGAGUNG – Pelayanan Posyandu di Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, mendapat dorongan baru menuju modernisasi layanan terintegrasi Pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pagi bertempat di Desa Jabalsari.
Hal ini terwujud berkat sinergi antara Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Tulungagung dalam memperkuat kapasitas kader serta melengkapi sarana pendukung.
Pemprov Jatim menegaskan bahwa efektivitas Posyandu sangat bergantung pada kerja sama seluruh elemen, mulai dari Pemdes, kader, hingga masyarakat.
Selain pendampingan kelembagaan, program intervensi nutrisi seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) balita terus diperketat agar sesuai kebutuhan.
Menanggapi hal itu, Sekretaris DPMD Kabupaten Tulungagung, Ida Putu Lukitowati menyebutkan bahwa fasilitas baru seperti laptop dari DPMD Jatim akan sangat menunjang operasional desa.
“Bantuan laptop ini sangat berarti untuk Desa Jabalsari. Harapannya, langkah ini bisa direplikasi oleh desa-desa lainnya di Tulungagung,” tutur Ida saat mewakili Kepala DPMD Tulungagung.
Ida menambahkan, DPMD Tulungagung kini sedang mengembangkan sistem aplikasi pendataan enam bidang SPM.
Lewat aplikasi ini, kader di tingkat desa dapat mengunggah data real-time, memudahkan pemerintah daerah dalam melakukan evaluasi dan pemantauan berkala.
Agenda strategis ini disaksikan langsung oleh Kepala DPMD Jatim Budi Sarwoto, Kabid Kemasyarakatan Desa DPMD Jatim, Tri Yuwono jajaran Forkopimcam Sumbergempol, Kades Jabalsari Mahmudi, BPD, hingga puluhan kader Posyandu setempat.
Integrasi teknologi, pemenuhan gizi, dan kecakapan kader ini diharapkan makin mengokohkan peran Posyandu Desa Jabalsari sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat sekaligus akselerator penanganan stunting.(*)
