KETIK, TRENGGALEK – Salah satu pengusaha muda asal Dukuh Mboto, Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Nur Arifin, menyatakan siap meramaikan persaingan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) setempat yang rencananya digelar tahun depan.
Pria yang akrab disapa Arifin ini mengaku termotivasi untuk memberikan warna baru di tanah kelahirannya, mulai dari pemerataan pembangunan, optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM), hingga membuka ruang kedekatan dengan masyarakat.
"Jujur saya termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk desa saya. Tentu saja dengan mengedepankan kebersamaan," katanya kepada Ketik.com, Kamis, 29 Oktober 2026.
Arifin menjelaskan bahwa niatnya memberi warna baru di Desa Kerjo didasari oleh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Hal inilah yang mendorongnya untuk memberikan solusi, salah satunya dengan ikut berkompetisi pada Pilkades 2027.
"Saya ini orang yang suka ngumpul bersama, baik dengan anak muda, tokoh-tokoh dan siapapun yang sejalan ingin memajukan desanya. Jadi suatu kewajaran jika ikut dalam kontestasi Pilkades," ujarnya.
Ia menegaskan, jika nantinya diberi amanat untuk memimpin Desa Kerjo, ia tidak bisa bekerja sendiri. Baginya, semangat gotong royong dan menyatukan sikap adalah kunci utama untuk membangun desa.
"Merealisasikan ide itu tidak bisa kerja sendiri perlu kolaborasi dengan seluruh lapisan masyarakat, baik tua ataupun muda," ungkapnya.
Arifin menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan dan kini tinggal tahap realisasi.
"Tidak muluk-muluk yang jelas tetap optimis," ujarnya.
Saat disinggung mengenai fokus utama yang akan menjadi atensinya, Arifin belum membeberkan secara detail. Namun, ia memastikan sektor pengairan serta pemberdayaan SDM khususnya kalangan muda akan menjadi prioritasnya.
"Optimalisasi SDM anak muda itu kan banyak caranya. Salahnya adalah penyaluran bakat dan potensi anak muda di desa. Insyaallah itu sudah menjadi salah satu program yang sudah saya canangkan," paparnya.
Ia pun berpesan bahwa perbedaan dalam pesta demokrasi merupakan hal biasa. Namun, menjaga persatuan dan kesatuan tetap harus menjadi hal yang paling utama.
"Siapapun yang akan bertarung di Pilkades, menjaga persatuan dan kesatuan harus tetap menjadi prioritas. Semoga semuanya berjalan dengan lancar dan amanah," tutupnya (*)
