Mendikdasmen RI buka Rakorwil IV dan Seminar Nasional Majelis Pendidikan Muhamadiyah Aceh di Simeulue

26 Agustus 2026 10:04 26 Agt 2026 10:04

Helman Gusti F., Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Mendikdasmen RI buka Rakorwil IV dan Seminar Nasional Majelis Pendidikan Muhamadiyah Aceh di Simeulue

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. saat Membuka Rakorwil IV dan Seminar Nasional Majelis Pendidikan Muhamadiyah Aceh di Simeulue. Selasa 25 Agustus 2026. (Foto: Helman/Ketik.com)

KETIK, SIMEULUE – Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, S.H., M.H (MONAS),menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) IV dan Seminar Nasional Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh di Kompleks SD Plus Muhammadiyah Sinabang, Selasa 25 Agustus 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Menyiapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Dalam sambutannya, Menteri menegaskan pentingnya peran Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Menurutnya, Muhammadiyah dan Aisyiyah merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan swasta nasional.

Ia juga menekankan besarnya potensi filantropi untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan. Filantropi tersebut meliputi zakat, infak, sedekah, wakaf, hadiah, dan hibah yang apabila dikelola secara optimal dapat menjadi sumber dukungan tambahan bagi sektor pendidikan.

Menteri menjelaskan, sebagian bantuan pendidikan yang disalurkan kementerian, termasuk di Aceh, tidak hanya bersumber dari APBN, tetapi juga dari dana zakat yang dihimpun melalui Badan Amil Zakat Kementerian.

Penghimpunan zakat tersebut berasal dari pegawai kementerian yang beragama Islam dan telah memenuhi nisab, berdasarkan kesediaan masing-masing, dengan besaran zakat sebesar 2,5 persen dari pendapatan setiap bulan.

“Kalau potensi ini dapat kita perkuat, insyaallah pendidikan bermutu untuk semua dapat terwujud. Dan jika pendidikan kita bermutu, insyaallah generasi yang kita hasilkan juga akan menjadi generasi yang berkualitas,” ujar Menteri.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., juga melakukan peletakan batu pertama Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Plus Muhammadiyah Sinabang melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan tema “Wujudkan Sekolah Asri.”

Peletakan batu pertama ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan serta mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung proses pembelajaran bagi peserta didik. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mendikdasmen RI Rakorwil Iv seminar nasional Mpm Aceh