KETIK, JEMBER – Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau langsung progres rehabilitasi jaringan irigasi pertanian di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Senin, 13 Juli 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para petani.
Dalam kegiatan itu, Gus Fawait didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Jember, unsur Muspika Jenggawah, Komisi C DPRD Jember, jajaran perangkat daerah, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Jenggawah.
Di lokasi, Bupati meninjau pembangunan saluran irigasi sepanjang 260 meter yang dibiayai melalui anggaran pemerintah sebesar Rp195 juta. Selain dukungan anggaran tersebut, masyarakat juga turut berpartisipasi dengan memberikan swadaya berupa tambahan pekerjaan sepanjang tiga meter sebagai bentuk gotong royong menyukseskan pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Jember juga melibatkan masyarakat sekitar dalam seluruh proses pengerjaan proyek. Langkah itu tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi warga di sekitar lokasi.
"Semoga jaringan ini membawa berkah bagi petani dan hasil pertanian melimpah," ujar Gus Fawait.
Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi tersebut diproyeksikan mampu mengairi sekitar 20 hektare lahan pertanian di Desa Wonojati. Dengan ketersediaan air yang lebih baik, produktivitas pertanian diharapkan ikut meningkat.
Gus Fawait juga mengajak masyarakat bersama aparat terkait untuk mengawal kualitas pembangunan hingga selesai. Menurutnya, pengawasan bersama menjadi faktor penting agar hasil pekerjaan benar-benar sesuai harapan.
"Perlu pengawasan ketat dari masyarakat dan aparat. Kita awasi bersama agar hasilnya maksimal," tegasnya.
Ia menambahkan, kualitas pekerjaan harus tetap menjadi prioritas meskipun pembangunan dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat setempat melalui semangat gotong royong.
"Ini bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada petani dan sektor pertanian," katanya.
Gus Fawait menegaskan, rehabilitasi jaringan irigasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Program ini juga menjadi bagian dari komitmen mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto," pungkasnya. (*)
.png)