Vicky Shu, dr Gamal, hingga Kepala Daerah Jalani Masa Orientasi Pendidikan di Sekolah Pascasarjana UB

23 Agustus 2026 14:54 23 Agt 2026 14:54

Lutfia Indah, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Vicky Shu, dr Gamal, hingga Kepala Daerah Jalani Masa Orientasi Pendidikan di Sekolah Pascasarjana UB

Vicky Shu, Wali Kota Probolinggo beserta istri, Wali Kota Batu, dan Gamal Albinsaid mengikuti orientasi pendidikan di Sekolah Pascasarjana UB. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Beberapa tokoh publik terlihat mengikuti rangkaian orientasi pendidikan di Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya (UB), Minggu, 23 September 2026. Mulai dari artis dan penyanyi Vicky Shu, politisi dr Gamal Albinsaid, hingga Wali Kota Probolinggo dan Kota Batu. 

Saat ditemui, politisi PKS serta anggota DPR RI dr Gamal Albinsaid, menyebut bahwa ia melanjutkan pada program pendidikan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan. Menurutnya proses pendidikan yang dimiliki dapat berdampak pada ketajaman dalam menghasilkan regulasi. 

"Tentu kami harus punya semangat continuous learning. Di dunia yang berubah dengan cepat ini, volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, perubahan itu cepat. Nah, kemampuan analisis dan critical thinking terhadap perubahan harus bisa dilakukan dengan adaptif," ujarnya. 

Ia meyakini dengan menempuh pendidikan doktor di UB dapat menajamkan kemampuan analisis, memberikan kontribusi yang lebih efektif ketika mengemban tugas di parlemen, hingga pengambilan kebijakan evidence-based policy. Dengan demikian keputusan yang diambil maupun argumen yang disampaikan tidak sekadar berbasis opini. 

"Hal tersebut yang menguatkan saya untuk belajar sepanjang hayat di usia sekarang. Belajar kembali dan outcome adalah impact yang luas, bagaimana bisa mengejawantahkan. Saya yakin kemampuan memproduksi pengetahuan harus diimbangi oleh kemampuan mendistribusikan, mendiseminasikan pengetahuan tersebut," tegasnya. 

Begitu pula Wali Kota Batu, Nurochman yang menempuh program pendidikan serupa, Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan. Menurutnya tidak mudah menjadi kepala daerah di tengah situasi politik maupun hukum yang berjalan dinamis. 

"Diperlukan satu referensi bagi kami, bagaimana inovasi kebijakan itu bisa kita buat dan implementasikan. Secara umum, menjadi kepala daerah itu tidak mudah karena mindset di birokrasi kita untuk melakukan upaya transformasi itu tantangannya sangat besar sekali," katanya. 

Ia menilai menjadi kepala daerah tidak cukup jika mengandalkan latar belakang sebagai politisi. Ia mengaku merasakan langsung tantangan dalam pembenahan internal Pemkot Batu. Melalui pembelajaran di Pascasarjana UB, diharapkan memberi perspektif baru dalam merancang dan menerapkan kebijakan yang lebih inovatif.

"Kami memiliki satu komitmen dalam visi-misi Batu SAE, yaitu program 1.000 Sarjana untuk jenjang S1. Ini komitmen kami untuk melahirkan generasi yang secara intelektual memiliki daya saing di dunia usaha, bermasyarakat, maupun di disiplin ilmu apa pun. Belajar bagi kami adalah sebuah kewajiban," tegasnya. 

Sementara itu Wali Kota Probolinggo, Aminuddin juga ikut membawa rombongan ASN untuk melanjutkan studi di Pascasarjana UB. Ia bahkan mengajak sang istri, Evariani untuk ikut serta melanjutkan pendidikan bersamanya. 

"Kita tahu untuk mengubah mindset, pola pemikiran kita salah satu metodenya pendidikan. Kita melihat di beberapa Kepala OPD Kota Probolinggo yang berpendidikan S3 itu mempunyai efisiensi dan kinerja yang lebih daripada mereka yang belum S3," katanya. 

Untuk itu ia merencanakan program agar 100 persen Kepala OPD di Pemkot Probolinggo memiliki latar pendidikan hingga jenjang S3. Komitmen tersebut telah dirancang melalui kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana UB. 

"Nah, ini semangat saya dengan berbagai pengertian alhamdulillah bisa diterima. Hampir sudah 80 persen lebih kalau ini gol, Kepala-Kepala OPD di Kota Probolinggo itu S3. Saat ini ya masih 10-50 persen. Sekarang orang 9 yang lanjut pendidikan di UB maka bisa nanti di angka 80 persen," katanya. 

Di sisi lain, penyanyi Vicky Shu juga memiliki motivasi untuk menuntaskan pendidikannya di program Magister Wawasan Pertahanan Nasional. Keputusan tersebut ia ambil sebab telah lama tertarik dengan bidang pertahanan. 

"Kebetulan S1 saya Ilmu Politik Hubungan Internasional, dulu di FISIP. Memang tertarik dengan hal-hal yang terkait dengan pertahanan, intelijen, resolusi konflik, dan lain sebagainya. Jadi memang dari dulu inginnya jurusan Pertahanan," tuturnya. 

Ia juga telah merencanakan untuk melakukan riset di bidang cyber serta psikologi politik. Ia menegaskan bahwa pertahanan tidak sekadar berkaitan dengan kenegaraan namun juga keluarga. 

"Jadi buat aku, pertahanan itu ada di dalam dasar yang sama untuk semuanya. Semoga teman-teman semua yang masih sibuk bekerja dilancarkan rezekinya, sehingga bisa melanjutkan sekolah. Karena sebetulnya sekolah itu seru dan pastinya bisa menambah ilmu," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Vicky Shu Wali Kota Batu Wali Kota Probolinggo Gamal Albinsaid Sekolah Pascasarjana UB Universitas Brawijaya Pascasarjana UB