KETIK, MALANG – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) khususnya kelompok 34 telah sukses melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat Terpadu (PMT) di Desa Putungsewu, Kabupaten Malang.
Segenap program yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat desa telah dilaksanakan selama satu bulan. Program tersebut berhasil diakhiri tepat pada 31 Agustus 2024 lalu.
Salah satu dosen pendamping lapangan, Ronasari Mahaji Putri menjelaskan bahwa mahasiswa telah melakukan banyak program di bidang kesehatan. Mulai dari edukasi dan penyuluhan kesehatan tentang DBD, pelatihan penanggulangan dan pencegahan DBD bagi kader Posyandu, hingga sanitasi lingkungan dan pembagian bubuk Abate.
"Pengalaman ini tentu sangat berharga bagi para mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah. Selain itu juga untuk memperkuat jiwa sosial mereka," ujar Ronasari.
Kepala Desa Putungsewu, Kustomo turut mengapresiasi program yang dijalankan oleh mahasiswa Unitri. Menurutnya program-program tersebut memberikan banyak manfaat khususnya untuk pemahaman masyarakat.
"Program yang dijalankan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.
Untuk itu Kustomo tak segan untuk menerima para mahasiswa Unitri yang akan menjalankan pengabdian masyarakat kembali di desanya. Bahkan banyak masyarakat khususnya kader dan pihak puskesmas yang ingin kerja sama dengan Unitri dapat berlanjut.
"Tahun depan kami siap menerima mahasiswa lagi karena saya melihat apa yang kalian lakukan selama ini ternyata berdampak baik bagi kami,” tuturnya. (*)
PMT Fakultas Kesehatan Unitri Sukses Terlaksana, Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Warga Putungsewu
2 September 2024 10:20 2 Sep 2024 10:20
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Unitri yang menjalankan program PMT di Putungsewu. (Foto: Humas Unitri)
Tags:
Putungsewu Unitri PMT Fakultas Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Pengabdian MasyarakatBaca Juga:
Unitri Kembali Wisuda 400 Mahasiswa, Dorong Lulusan Jadi Penggerak di DaerahBaca Juga:
Apakah Kita Benar-Benar Masyarakat yang Inklusif? Menjadi Manusia Tanpa SyaratBaca Juga:
Ratusan Mahasiswa Unitri Terdampak Gempa NTT, Rektor Siapkan Skema Keringanan BiayaBaca Juga:
Kapolres Tegal Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI, Teguhkan Semangat Persatuan dan PengabdianBaca Juga:
Mahasiswa Unitri Latih Kader Posyandu dan Edukasi Pencegahan Stunting di Putukrejo WagirBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
22 Agustus 2026 17:48
Wali Kota Malang Wacanakan Pembentukan Koperasi Komunitas Ekraf
22 Agustus 2026 16:30
Lewat Diseminasi Teknologi Tepat Guna, Tim UB Tingkatkan Produktivitas UMKM Jamu Sari Alam
22 Agustus 2026 15:51
KAMMI Minta Pemkot Malang Perkuat Penanganan LGBTQ, Wali Kota Wahyu Tegaskan Hal Itu Ancaman Nonmiliter
22 Agustus 2026 14:47
Unitri Kembali Wisuda 400 Mahasiswa, Dorong Lulusan Jadi Penggerak di Daerah
22 Agustus 2026 01:05
Universitas Brawijaya Mulai Pendataan Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
.png)