KETIK, MALANG – Untuk kedua kalinya, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) menggelar program summer course. Program tersebut berhasil menarik minat mahasiswa asing untuk mempelajari teknologi pertanian hingga budaya yang ada di Indonesia.
Dekan FTP UB, Prof Yusuf Hendrawan menjelaskan, kali ini terdapat 124 mahasiswa yang tersebar dari enam negara. Mulai dari Indonesia, Pakistan, Jepang, Malaysia, Thailand dan Filipina.
"Kemarin saat batch pertama ada tambahan dari Taiwan. Untuk dominasi internasional ada dari Malaysia, Thailand atau Filipina, baru Jepang. Rata-rata mereka semua bachelor degree atau S1 yang bidangnya masih berkaitan dengan teknologi pangan," ujarnya, Jumat, 6 September 2024.
Peserta summer course mengikuti beragam kegiatan yang bertujuan untuk menambah jejaring dan pengetahuan akademis. Terlebih terdapat beragam topik yang menjadi pembahasan, mulai dari teknologi pertanian berkelanjutan, hingga kunjungan industri.
"Mereka mendapatkan pelatihan bakery dan kunjungan industri. Ada di industri keripik tempe, sampai di PT Amerta Indah Otsuka. Kemudian kunjungan ke Bromo untuk mempererat networking antara mahasiswa nasional dan internasional," tambahnya.
Summer course merupakan implementasi dari perjanjian kerjasama yang dilakukan oleh FTP UB bersama universitas-universitas terkait. Antar pihak saling mengirimkan mahasiswanya untuk pertukaran pelajar.
"Artinya dengan mitra universitas di luar negeri, ini salah satu bentuk implementasi kerjasama. Jadi ketika kita mengadakan summer course, maka universitas mitra akan mengirimkan mahasiswa untuk mengikuti program ini," katanya.
Prof Yusuf menambahkan bahwa summer course juga menjadi ajang untuk memperkenalkan program pendidikan Pascasarjana yang dimiliki oleh UB. Melihat besarnya manfaat yang diperoleh, program ini telah dijadikan agenda rutin tiap semester.
"Pada batch pertama kita menjadi percontohan di UB dan sangat sukses. Kemarin kita juga meminta agar peserta menginformasikan program kepada teman-temannya di negara masing-masing. Apalagi kegiatan dikemas dengan menyenangkan," tutupnya.(*)
FTP UB Berhasil Tarik Minat Mahasiswa Asing Jalani Program Summer Course
6 September 2024 05:40 6 Sep 2024 05:40
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Para mahasiswa yang mengikuti program summer course yang digelar FTP UB. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Summer Course FTP UB Universitas Brawijaya Fakultas Teknologi Pangan mahasiswa asingBaca Juga:
Lewat Diseminasi Teknologi Tepat Guna, Tim UB Tingkatkan Produktivitas UMKM Jamu Sari AlamBaca Juga:
Universitas Brawijaya Mulai Pendataan Mahasiswa Terdampak Gempa NTTBaca Juga:
SBMI dan Sosiologi UB Dorong Mantan PRT Migran Naik Kelas Lewat Branding Produk PanganBaca Juga:
Dari Suriname hingga Palestina, 75 Mahasiswa Asing Bakal Kuliah di Unisma dengan BeasiswaBaca Juga:
Tanggapi Target Prabowo, FAST UB Sebut Swasembada Daging Butuh Keseimbangan KomoditasBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
22 Agustus 2026 17:48
Wali Kota Malang Wacanakan Pembentukan Koperasi Komunitas Ekraf
22 Agustus 2026 16:30
Lewat Diseminasi Teknologi Tepat Guna, Tim UB Tingkatkan Produktivitas UMKM Jamu Sari Alam
22 Agustus 2026 15:51
KAMMI Minta Pemkot Malang Perkuat Penanganan LGBTQ, Wali Kota Wahyu Tegaskan Hal Itu Ancaman Nonmiliter
22 Agustus 2026 14:47
Unitri Kembali Wisuda 400 Mahasiswa, Dorong Lulusan Jadi Penggerak di Daerah
22 Agustus 2026 01:05
Universitas Brawijaya Mulai Pendataan Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
.png)