KETIK, MALANG – Pemerintah telah menetapkan jadwal libur dan masuk selama Ramadan 2025. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana telah mengimbau agar siswa tidak mendapatkan tugas berat.
Menurut Suwarjana, sekolah tetap dibebaskan untuk memberikan tugas maupun pekerjaan rumah ketika libur sekolah. Namun hal tersebut jangan sampai mengganggu masa liburan siswa.
"Ya ada (tugas sekolah), itu kebijakan masing-masing sekolah, tapi tidak boleh yang memberatkan dan mengganggu liburan," ujarnya, Jumat 7 Januari 2025.
Hal tersebut juga berlaku ketika masuk sekolah. Siswa tidak harus mendapatkan pembelajaran inti, namun dapat disesuaikan dengan kebijakan sekolah.
"Bulan Ramadan mayoritas mereka puasa. Jadi ya sudah untuk pembelajaran dan sebagainya, tidak usah terlalu berat. Bisa disesuaikan," lanjut Suwarjana.
Sekolah dapat menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan Pondok Ramadan seperti yang sudah sering dilaksanakan. Durasi masuk sekolah pun tidak ada perbedaan khusus, meskipun terdapat pemangkasan jam pelajaran.
"Masuknya Senin-Jumat, tapi gak sampai sore. Kan pembelajarannya boleh pelajaran inti boleh kaitannya dengan akhlak mulia. Misal ceramah agama, pondok ramadan, itu lebih ditekankan," ucapnya.
Sesuai dengan edaran, libur awal puasa dimulai pada 27-28 Februari, serta tanggal 3-5 Maret 2025. Kemudian pada tanggal 6-25 Maret 2025 dilakukan pembelajaran di sekolah. Berlanjut pada tanggal 26-28 Maret, dan 2-8 April 2025 yang merupakan momen libur bersama Idul Fitri.(*)
Disdikbud Kota Malang Imbau Siswa Tidak Dibebani Tugas Berat selama Ramadan
7 Februari 2025 15:28 7 Feb 2025 15:28
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi siswa sekolah di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Libur sekolah Libur Ramadan Kota Malang Disdikbud Kota Malang libur Idul Fitri libur Jadwal LiburBaca Juga:
Ingin Santap Korean Food? Ini 3 Rekomendasi Rumah Makan Korea di Kota MalangBaca Juga:
5 Rekomendasi Kuliner Dekat UIN Malang, Enak dan Ramah Kantong MahasiswaBaca Juga:
Menteri Ekraf Sebut Sektor Kreatif Kota Malang Solusi Tekan Pengangguran Gen ZBaca Juga:
Tak Lupakan Sejarah, Warga Cemorokandang Ajarkan Makna Kemerdekaan Lewat Lomba 17-anBaca Juga:
Wali Kota Malang Wacanakan Pembentukan Koperasi Komunitas EkrafBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
22 Agustus 2026 23:34
Menteri Ekraf Sebut Sektor Kreatif Kota Malang Solusi Tekan Pengangguran Gen Z
22 Agustus 2026 20:55
Bangun Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Ikut Panen Sayur di SMAN Taruna Nala Malang
22 Agustus 2026 17:48
Wali Kota Malang Wacanakan Pembentukan Koperasi Komunitas Ekraf
22 Agustus 2026 16:30
Lewat Diseminasi Teknologi Tepat Guna, Tim UB Tingkatkan Produktivitas UMKM Jamu Sari Alam
22 Agustus 2026 15:51
KAMMI Minta Pemkot Malang Perkuat Penanganan LGBTQ, Wali Kota Wahyu Tegaskan Hal Itu Ancaman Nonmiliter
.png)