Disdik Lebak Kembali Keluarkan Surat Imbauan PJJ 2 Hari Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau

9 September 2026 13:47 9 Sep 2026 13:47

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Disdik Lebak Kembali Keluarkan Surat Imbauan PJJ 2 Hari Akibat Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Seorang siswa tekun belajar di rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, sambil mengikuti pembelajaran jarak jauh di depan laptop. (Foto: ilustrasi/Gemini)

KETIK, LEBAK – Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak kembali mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh satuan pendidikan untuk melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR) selama dua hari, Kamis-Jumat, 10-11 September 2026.

Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi menjaga kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan potensi paparan abu vulkanik.

Tindak Lanjut Arahan Provinsi dan Bupati

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan mengatakan surat imbauan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten serta arahan Bupati Lebak.

“Kami mengambil langkah ini sebagai bentuk kehati-hatian dan upaya bersama untuk memastikan kesehatan, keselamatan, serta kenyamanan anak-anak kita, para guru, dan seluruh tenaga kependidikan. Untuk sementara, proses pembelajaran dilaksanakan dari rumah selama dua hari, yaitu 10 sampai 11 September 2026,” kata Doddy kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).

Imbauan berlaku untuk seluruh satuan pendidikan di lingkungan Disdik Lebak, mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Doddy menegaskan, PJJ bukan berarti kegiatan belajar mengajar dihentikan. Sekolah diminta memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung dengan menyesuaikan kondisi di masing-masing satuan pendidikan.

“Pembelajaran tetap harus berlangsung. Karena itu, kami meminta sekolah dan satuan pendidikan memastikan PJJ atau Belajar Dari Rumah dapat berjalan dengan baik. Kepala satuan pendidikan juga harus aktif melakukan pemantauan dan memberikan alternatif pembelajaran apabila terdapat kendala dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Ia juga meminta kepala sekolah terus berkoordinasi dengan Disdik Lebak dan melakukan pengawasan bersama pengawas sekolah atau penilik.

“Kami meminta kepala satuan pendidikan tidak hanya menyampaikan kebijakan ini kepada warga sekolah, tetapi juga melakukan pendampingan dan pemantauan. Koordinasi harus terus dilakukan sehingga apabila ada perkembangan situasi, langkah yang diambil dapat segera disesuaikan,” kata Doddy.

Dalam surat tersebut, Disdik Lebak juga meminta orang tua atau wali murid berperan aktif mendampingi anak selama belajar dari rumah.

“Kami juga mengimbau kepada para orang tua dan wali murid agar mendampingi putra-putrinya selama mengikuti pembelajaran dari rumah. Peran orang tua sangat penting agar anak tetap belajar dengan nyaman, aman, dan kegiatan pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Doddy mengimbau seluruh warga pendidikan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika terpaksa keluar, wajib menggunakan masker standar medis untuk menghindari paparan abu vulkanik.

“Kami mengimbau seluruh warga pendidikan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Apabila memang harus beraktivitas di luar, kami menyarankan menggunakan masker standar medis sebagai langkah perlindungan dari paparan abu vulkanik," ujar Doddy.

Doddy menegaskan kebijakan PJJ bersifat dinamis dan dapat diubah, dihentikan, atau diperpanjang sesuai perkembangan di lapangan.

Disdik Lebak akan terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Kabupaten Lebak terkait Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan arah sebaran abu vulkanik sebagai bahan evaluasi kebijakan selanjutnya.

“Kebijakan ini sifatnya dinamis. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Apabila kondisi berubah, tentu kebijakan pembelajaran juga akan kami evaluasi dan sesuaikan berdasarkan pertimbangan teknis serta informasi mengenai kualitas udara dan arah sebaran abu vulkanik,” katanya.

“Prinsip kami adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak, guru, serta seluruh tenaga kependidikan harus menjadi prioritas. Dengan begitu, proses pendidikan tetap berjalan sekaligus risiko terhadap kesehatan dapat kita minimalisir,” pungkasnya. (*)

 

 

Tombol Google News

Tags:

Disdik Lebak Pjj Lebak BDR Gunung anak krakatau Doddy Irawan Pendidikan Banten Kembali Keluarkan Surat Imbauan berita lebak Berita Banten