KETIK, SIDOARJO – Deltras FC akhirnya menelan kekalahan perdana setelah dalam lima pertandingan terakhir di kompetisi Championship Liga 2 selalu meraih kemenangan dan hasil imbang. The Lobster takluk 0-2 dari de Red FC. Ironisnya, kekalahan tersebut harus diterima di kandang sendiri, Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dua gol de Red FC dicetak oleh Supriadi pada menit ke-74 dan Titan Agung pada menit ke-90+9. Menariknya, gol yang dicetak Supriadi harus disahkan oleh wasit melalui penggunaan VAR, sedangkan gol kedua de Red FC tercipta secara dramatis. Melalui sebuah serangan balik, Titan Agung berhasil melepaskan tendangan melengkung yang tidak mampu dijangkau oleh kiper Deltras FC, Havizd Muzaki.
Selain itu, menjelang berakhirnya babak kedua, Deltras FC harus bermain dengan 10 orang setelah wasit memberikan kartu merah kepada Mohcine Hasan karena kedapatan menyikut pemain de Red FC.
Pelatih Deltras FC, Leonard Tupamahu, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh suporter atas kekalahan tersebut. Menurutnya, seluruh pemain telah berjuang secara maksimal di lapangan, tetapi hasil akhir belum berpihak pada mereka.
"Kami lagi-lagi masih belum bisa memberikan hasil yang maksimal atau tiga poin. Kami tahu hari ini pertandingan juga tidak mudah, apalagi tadi ketika kami kurang satu pemain. Itu yang membuat kami kesulitan," katanya.
Ia menegaskan bermain dengan 10 pemain diakui kurang optimal, sehingga sejumlah taktik dan strategi yang telah disusun menjadi tidak berjalan sesuai rencana.
"Di babak kedua kami kurang satu pemain. Kami coba untuk balas dengan memasukkan Achmad Dwi dan juga Aulia Rahman untuk bisa mencuri gol," katanya.
Namun, menurutnya, de Red FC juga tampil sangat bagus. Pemain-pemain asuhan Aji Santoso tersebut tampil disiplin dalam menjaga pos masing-masing, yang membuat Deltras FC kesulitan untuk mengejar ketertinggalan.
Dengan hasil ini membuat posisi Deltras FC turun ke-3 wilayah timur dengan koleksi 15 poin. (*)
