KETIK, SORONG – Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (PB IKA BEM Nusantara) menanggapi pernyataan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, terkait Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam isu komoditas batu bara.
Hadi Rusmanto, sosok yang mengaku sebagai koordinator Divisi ESDM PB IKA BEM Nusantara, mengatakan kritik terhadap pejabat publik sebaiknya disampaikan berdasarkan fakta, data, dan tetap mengedepankan etika komunikasi.
"Pak Deddy Sitorus seharusnya bertindak sebagai tokoh bangsa yang bijak, mengedepankan etika komunikasi yang matang, serta fokus menjaga soliditas antar lembaga negara demi kepentingan nasional," kata Hadi, Rabu, 15 Juli 2026.
Menurut Hadi, persoalan distribusi batu bara yang menjadi perhatian publik berkaitan dengan peristiwa pada 2018, sedangkan Bahlil Lahadalia baru menjabat sebagai Menteri ESDM pada pertengahan 2024. Karena itu, ia menilai perlu kehati-hatian dalam mengaitkan persoalan tersebut dengan pejabat yang saat ini menjabat.
PB IKA BEM Nusantara juga mengingatkan bahwa setiap dugaan pelanggaran hukum harus dibuktikan melalui proses hukum dan tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Organisasi itu menyatakan mendukung penegakan hukum yang profesional dan independen, sekaligus mengajak semua pihak menjaga etika dalam menyampaikan kritik di ruang publik. (*)
.png)