KETIK, SORONG – Filosof sekaligus pengamat politik Rocky Gerung menjelaskan alasan dirinya bergabung dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Ia menegaskan, keputusan berada di lingkungan Istana tidak berarti dirinya meninggalkan sikap kritis terhadap pemerintah.
Dalam perbincangannya di podcast Akbar Faizal yang dikutip pada Selasa, 13 Oktober 2026, Rocky menyebut posisi tersebut memberinya kesempatan untuk menyampaikan pandangan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Gue ini bukan kabinet, saya diminta berlokasi di Istana, dengan tugas yang diatur UU,” ujar Rocky.
Menurut Rocky, keberadaannya di lingkungan Istana justru membuka ruang untuk menyampaikan kritik tanpa harus melalui perantara. Ia menilai, penasihat presiden memiliki kesempatan untuk mengemukakan pandangan berbeda yang belum tentu dapat disampaikan oleh pejabat lain di pemerintahan.
“Saya memberi pandangan kritis pada presiden, enggak mungkin menteri kasih pandangan kritis pada presiden,” katanya.
Rocky Gerung Tanggapi Kekecewaan Publik
Keputusan Rocky bergabung dengan Wantimpres memunculkan beragam tanggapan. Sejumlah pihak mempertanyakan konsistensi sikapnya karena selama ini ia dikenal vokal mengkritik pemerintah dan kekuasaan.
Namun, Rocky tidak menjadikan kekecewaan tersebut sebagai alasan untuk mengubah keputusannya. Ia justru melihat posisinya di lingkungan Istana sebagai peluang untuk tetap menyampaikan kritik secara langsung kepada Presiden Prabowo.
Rocky juga menanggapi berbagai sindiran yang muncul setelah keputusannya tersebut dengan santai. Baginya, reaksi publik merupakan bagian dari dinamika yang tidak terpisahkan dari pilihan politik yang diambilnya.
Rocky menilai, sikap kritis tidak selalu mengharuskan seseorang berada di luar pemerintahan. Menurutnya, keberanian menyampaikan pandangan berbeda tetap menjadi hal penting, termasuk ketika seseorang berada dekat dengan pusat kekuasaan.
Perbincangan di podcast Akbar Faizal itu kembali menyoroti tantangan Rocky dalam menjalankan peran barunya sebagai anggota Wantimpres. Publik mempertanyakan bagaimana ia akan mempertahankan sikap kritis yang selama ini menjadi ciri khasnya ketika kini berada di lingkungan Istana.
Ke depan, konsistensi Rocky dalam menyampaikan masukan kepada Presiden Prabowo akan menjadi perhatian. Publik juga menantikan sejauh mana pandangan kritis yang ia sampaikan dapat memengaruhi kebijakan pemerintah sekaligus menjawab keraguan mengenai sikapnya setelah bergabung dengan Wantimpres. (*)
