Jangan Keliru, Ini Perbedaan Probiotik, Prebiotik dan Sinbiotik yang Perlu Dipahami

16 Juli 2026 14:40 16 Jul 2026 14:40

Thumbnail Jangan Keliru, Ini Perbedaan Probiotik, Prebiotik dan Sinbiotik yang Perlu Dipahami

Ilustrasi susu probiotik. (Foto: Freepik)

KETIK, BOGOR – Istilah probiotik, prebiotik, dan sinbiotik semakin akrab di telinga masyarakat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan saluran pencernaan. Namun, tidak sedikit orang yang masih menganggap ketiganya memiliki arti yang sama, padahal masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda.

Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof Lilis Nuraida, menjelaskan bahwa probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang mampu memberikan manfaat kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Mikroorganisme tersebut membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus sehingga mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Berbeda dengan probiotik, prebiotik bukanlah mikroorganisme hidup. Prebiotik merupakan senyawa yang tidak dicerna di saluran pencernaan bagian atas dan berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme baik yang hidup di usus besar atau kolon.

"Prebiotik umumnya berupa oligosakarida seperti fructooligosaccharide (FOS), galactooligosaccharide (GOS), dan inulin. Jika suatu produk mengandung prebiotik sekaligus probiotik, maka disebut pangan atau produk sinbiotik," jelas Prof Lilis.

Ia menuturkan, FOS, GOS, dan inulin termasuk kelompok oligosakarida yang mampu mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Karena itu, keberadaan prebiotik dapat membantu probiotik berkembang dan bekerja lebih optimal.

Meski demikian, Prof Lilis mengingatkan bahwa tidak semua serat pangan dapat disebut sebagai prebiotik. Hanya jenis serat tertentu yang benar-benar dapat dimanfaatkan oleh mikroorganisme probiotik sebagai sumber nutrisi.

Menurutnya, pemahaman mengenai perbedaan ketiga istilah tersebut penting agar masyarakat tidak keliru saat memilih produk pangan. Produk probiotik mengandung mikroorganisme hidup, prebiotik menyediakan "makanan" bagi mikroorganisme tersebut, sedangkan sinbiotik menggabungkan keduanya dalam satu produk untuk memberikan manfaat yang saling melengkapi.

Dengan mengenali karakteristik masing-masing, konsumen dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan saluran pencernaan, bukan hanya berdasarkan tren atau klaim pemasaran.

Selain memahami perbedaan probiotik, prebiotik, dan sinbiotik, masyarakat juga perlu membiasakan diri membaca label kemasan sebelum membeli produk probiotik. Kandungan gula, jenis mikroorganisme, serta jumlah sel hidup yang tercantum pada label menjadi informasi penting untuk memastikan manfaat produk dapat diperoleh secara optimal.

Di samping itu, kesehatan mikrobiota usus tidak hanya ditentukan oleh konsumsi produk probiotik. Pola makan bergizi seimbang dengan memperbanyak buah, sayuran, umbi-umbian, dan serealia utuh tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan. (*)

Tombol Google News

Tags:

probiotik prebiotik Sinbiotik Perbedaan Probiotik Dan Prebiotik FOS GOS IPB University