Wali Kota Malang Lirik Opsi Hujan Buatan untuk Tangani Kebakaran TPA Supit Urang

23 Oktober 2026 12:39 23 Okt 2026 12:39

Lutfia Indah, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Wali Kota Malang Lirik Opsi Hujan Buatan untuk Tangani Kebakaran TPA Supit Urang

Kondisi terbaru kawasan TPA Supit Urang yang sedang dipadamkan oleh petugas, Wali Kota Malang lirik opsi hujan buatan. (Foto: Damkar Kota Malang)

KETIK, MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat melirik opsi hujan buatan untuk menangani kebakaran di TPA Supit Urang. Realisasi rencana tersebut masih akan dikoordinasikan dengan Pemprov Jatim dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Upaya pemadaman kebakaran TPA Supit Urang telah memasuki hari ketiga, Jumat, 23 Oktober 2026. Petugas melakukan injeksi agar air dapat masuk ke dalam timbunan sampah. Pembasahan juga dilakukan agar api tidak semakin melebar. 

Penanganan kebakaran timbunan sampah memiliki penanganan yang berbeda dengan kebakaran pada umumnya. Dengan hujan buatan diharapkan air dapat meresap hingga membasahi bagian dalam tumpukan sampah. 

"Tumpukan sampah ini kan sangat tinggi sekali, di bawah ini api terus membara. Nah, dengan hujan buatan ini secara terus-menerus diharapkan resapan airnya bisa masuk ke dalam dan membasahi. Akhirnya bara api yang ada di bawah tumpukan sampah ini bisa terkena air," ujarnya, Jumat, 23 Oktober 2026.

Saat ini BNPB Pusat tengah melakukan rapat koordinasi penanggulangan kebakaran bersama Gubernur Jawa Timur dan kepala daerah se-Malang Raya di Kota Batu. Kondisi kebakaran di TPA Supit Urang juga akan disampaikan agar dapat mempercepat pemadaman. 

Diharapkan hujan buatan dapat membantu membasahi area kebakaran, baik di TPA Supit Urang maupun hutan dan lahan di Kabupaten Malang yang saat ini masih terbakar. Namun Wahyu belum dapat memastikan kapan hujan buatan dapat segera dilaksanakan.  

"Termasuk juga dengan hutan-hutan yang ada di Kabupaten Malang yang saat ini terbakar, itu bisa menjadi satu kesatuan. Harapannya nanti bisa membasahi dan lebih mempercepat terkait dengan penanganan pembakaran sampah yang ada di TPA Supit Urang," ungkapnya. 

Wahyu menyebut titik api masih ditemukan di TPA Supit Urang. Petugas masih melakukan pembongkaran tumpukan sampah dan injeksi terus dilakukan hingga kedalaman 4-5 meter.  

"Jadi menurun, hanya asap aja. Tetapi kami tidak lengah, kami terus membongkar tumpukan sampah, kita siram dan juga penyemprotan air sampai dengan kedalaman 4-5 meter, agar bisa mati bara apinya, tidak mengendap di dalam sampah," tuturnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Hujan Buatan Kebakaran Kota Malang Berita Kota Malang Opsi Hujan Buatan Kota Malang