KETIK, HALMAHERA SELATAN – Peningkatan akses darat di Desa Loleojaya, Kecamatan Kasiruta Timur, masih berproses. Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin meninjau pekerjaan jalan Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Proyek yang dikerjakan CV Tiga Putra Aryaguna itu menelan anggaran Rp2,764 miliar. Berdasarkan laporan Dinas PUPR Halmahera Selatan, progres pekerjaan telah mencapai 41 persen dan ditargetkan selesai pada November 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Helmi menguraikan orientasi pembangunan wilayah yang ingin dicapai pemerintah daerah. Ia menempatkan akses jalan sebagai bagian dari upaya menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
“Komitmen pemerintah adalah menghadirkan layanan infrastruktur yang semakin baik untuk meningkatkan kenyamanan warga,” ujar Helmi.
Dari sisi teknis, Lapen merupakan konstruksi perkerasan berlapis: batu disiram aspal cair, lalu ditaburi batu berukuran lebih kecil sebagai pengunci dan dipadatkan secara bertahap. Karakteristik tersebut dinilai sesuai untuk jalan dengan intensitas lalu lintas ringan hingga sedang, sebagaimana kondisi sejumlah wilayah di Halmahera Selatan.
Helmi juga menekankan pentingnya pembangunan akses desa bagi kehidupan masyarakat. “Jalan yang memadai akan membantu aktivitas warga,” katanya.
Jika rampung sesuai target, ruas tersebut diharapkan membuat perjalanan lebih nyaman, mendukung kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat, sekaligus menunjang penataan ibu kota Kecamatan Kasiruta Timur.
