Toilet Umum Alun-alun Rangkasbitung Disorot, Kiki Sebut Longsor Terjadi akibat Kondisi Alam

23 Oktober 2026 09:50 23 Okt 2026 09:50

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Toilet Umum Alun-alun Rangkasbitung Disorot, Kiki Sebut Longsor Terjadi akibat Kondisi Alam

Toilet Umum Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com)

KETIK, LEBAK – Kondisi toilet umum di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sorotan setelah ditemukan adanya longsoran tanah di bagian bawah bangunan.

Proyek penataan pedestrian dan toilet alun-alun tersebut diketahui memiliki nilai kontrak sebesar Rp929.903.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2026.

Saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp terkait kondisi tersebut, Kiki selaku pihak pemenang proyek penataan pedestrian dan toilet Alun-alun Rangkasbitung membenarkan adanya longsoran tanah di bagian bawah bangunan toilet umum.

“Iya, kemarin sudah dicek. Memang terjadi longsoran tanah di bawah. Insya Allah, Sabtu besok sudah ada perbaikan,” tulis Kiki dalam pesan WhatsApp, Jumat 23 Oktober 2026.

Kiki juga menjelaskan, pekerjaan tersebut masih termasuk dalam masa pemeliharaan.

“Dan memang masih bagian dari pemeliharaan,” tulisnya.

Ketika ditanya mengenai penyebab longsoran tanah tersebut, Kiki menjawab singkat bahwa kejadian itu terjadi akibat kondisi alam.

“Kondisi alam, Kang,” jawab Kiki.

Namun, saat diminta memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab longsoran, Kiki menyampaikan bahwa informasi yang lebih rinci perlu dikonfirmasi kepada tim di lapangan.

“Nanti lebih jelasnya bisa dikonfirmasi ke tim di lapangan ya,” lanjutnya.

Sebelumnya, toilet umum di kawasan Alun-alun Rangkasbitung telah dibuka sejak pekan lalu. Namun, fasilitas tersebut belum dapat berfungsi secara optimal karena pasokan air masih dalam perbaikan akibat longsor pada sumur bor.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Diana, mengatakan, kunci toilet telah diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak untuk membantu kegiatan kebersihan dan pemeliharaan.

“Toilet umum sudah dibuka sejak pekan kemarin. Kunci juga sudah diserahkan ke Dinas LH untuk membantu bersih-bersih dan pemeliharaannya,” kata Diana kepada wartawan, Jum'at 23 Oktober 2026.

Meski sudah dibuka, Diana menjelaskan, fasilitas air di toilet tersebut masih mengalami kendala. Berdasarkan hasil peninjauan ke lokasi pada Senin lalu, ditemukan longsor pada bagian sumur bor yang menyebabkan air tidak mengalir.

“Untuk air masih dalam masa perbaikan. Pada Senin kemarin saya ke lokasi, ternyata ada longsor di sumur bornya. Itu yang menyebabkan air tidak keluar,” ujarnya.

Diana menambahkan, pihaknya telah meminta pelaksana pekerjaan atau kontraktor untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut. Perbaikan dilakukan karena fasilitas toilet umum itu masih berada dalam masa pemeliharaan.

Dengan demikian, perbaikan longsoran tanah dan sumur bor menjadi hal yang perlu segera diselesaikan agar fasilitas toilet umum di kawasan Alun-alun Rangkasbitung dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Toilet Umum Alun-alun Rangkasbitung Kabupaten Lebak Longsor DPUPR Lebak DLH Lebak Proyek Apbd 2026 Rangkasbitung banten Fasilitas umum Dinas Lingkungan Hidup Lebak Cipta Karya Lebak